Scroll untuk baca artikel
Sains

Awan Pelangi Bogor: Bukan Filter, Ini Penjelasan Ilmiahnya

0
×

Awan Pelangi Bogor: Bukan Filter, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Sebarkan artikel ini
Awan Pelangi Bogor: Bukan Filter, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Awan Pelangi Bogor: Bukan Filter, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Spilltekno – Fenomena langit berwarna-warni di Bogor baru-baru ini viral di media sosial. Keindahan awan tipis memancarkan gradasi warna memukau warga. Momen langka ini pun menjadi perbincangan hangat di berbagai platform.

Awan tipis tersebut memperlihatkan spektrum warna merah muda, hijau, biru, hingga ungu. Pemandangan ini menyerupai pelangi yang muncul tanpa adanya hujan. Warga dari Jonggol, Sentul, hingga Cileungsi berbondong-bondong mengabadikan kejadian tersebut.

Video dan foto keajaiban alam ini dengan cepat menyebar luas. Banyak netizen menyebutnya sebagai “langit berfilter” atau “keajaiban alam”. Keindahan visualnya memang luar biasa dan memanjakan mata yang melihatnya.

Pertunjukan langit yang memukau ini berlangsung cukup singkat. Fenomena tersebut hanya terlihat sekitar 30 menit lamanya. Setelah itu, hujan mulai turun di sejumlah wilayah Bogor.

Lantas, apa sebenarnya penyebab di balik munculnya awan pelangi ini? Fenomena indah ini memiliki penjelasan ilmiah yang menarik. Ini bukanlah sekadar keajaiban tanpa dasar sains.

Awan pelangi yang viral ini dikenal dengan nama awan iridesensi atau iridisasi. Ini terjadi ketika tetesan air atau kristal es yang sangat kecil di dalam awan membiaskan cahaya matahari. Pembiasan cahaya inilah yang menciptakan spektrum warna yang menakjubkan.

Kondisi awan harus sangat tipis dan terdiri dari partikel air atau es yang seragam ukurannya. Cahaya matahari juga harus melewati awan pada sudut yang tepat untuk efek iridesensi optimal. Keberadaan awan tipis di ketinggian tertentu menjadi kunci utamanya.

Baca Juga:  Hidup di Bawah Laut dengan Deepwater SeaPod

Jadi, awan pelangi di Bogor adalah bukti nyata keindahan fisika atmosfer. Fenomena iridesensi ini menunjukkan interaksi kompleks antara cahaya dan partikel awan. Ini membuktikan bagaimana sains dapat menjelaskan keajaiban alam yang kita saksikan.

Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno

Memuat judul video...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *