Spilltekno – Roblox, siapa sih yang nggak kenal? Game yang super populer di kalangan anak-anak ini lagi ramai diperbincangkan di Indonesia. Bukan soal keseruannya, tapi karena banyak yang khawatir sama konten dan interaksi di dalamnya. Bahkan, ada desakan supaya Roblox diblokir! Pemerintah pun ikut turun tangan, mencari jalan tengah antara melindungi anak-anak dan tetap memberi ruang buat inovasi digital.
Keresahan Orang Tua dan Respons Pemerintah
Roblox di Ujung Tanduk: Desakan untuk Diblokir Menguat
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) jadi salah satu pihak yang paling lantang menyuarakan kekhawatiran soal Roblox. Bayangin aja, KPAI sampai menerima banyak laporan dari orang tua dan guru yang resah dengan apa yang terjadi di platform itu. Mereka takut anak-anaknya terpapar konten yang nggak senonoh, kekerasan, atau malah jadi korban cyberbullying. Nggak heran kalau desakan pemblokiran Roblox makin kuat. Tujuannya jelas, melindungi anak-anak dari dampak negatif game ini.
“Aduan soal konten nggak pantas di Roblox itu banyak sekali. Ini bikin kami prihatin dan harus segera ditindak,” kata salah satu Komisioner KPAI. Keresahan ini mencerminkan kekhawatiran yang lebih besar di masyarakat tentang keamanan anak-anak di dunia maya.
Kominfo Nggak Mau Grusa-grusu
Menanggapi desakan tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) nggak tinggal diam. Tapi, alih-alih langsung blokir, Kominfo memilih untuk ngobrol intensif dengan pengembang Roblox. Kata Menteri Kominfo, prioritas utama adalah melindungi anak-anak Indonesia dari konten dan interaksi yang berbahaya.
“Kami nggak mau buru-buru blokir. Kami ingin kasih kesempatan ke Roblox untuk memperbaiki sistem mereka dan memastikan keamanan para pemain muda,” tegasnya dalam sebuah pernyataan. Kominfo sadar betul ada kekhawatiran yang beralasan soal konten di Roblox. Tapi, mereka juga melihat potensi positif platform ini sebagai sarana belajar dan berkreasi.
Kominfo Ajukan Syarat ke Roblox
Standar Keamanan Harus Ditingkatkan!
Dalam pertemuan dengan pihak Roblox, Kominfo mengajukan beberapa permintaan penting. Salah satunya adalah memperketat standar keamanan platform. Kominfo minta Roblox untuk meningkatkan sistem moderasi konten. Jadi, konten yang melanggar norma dan aturan di Indonesia bisa cepat terdeteksi dan dihapus. Selain itu, Kominfo juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran konten berbahaya.
“Penggunaan AI itu penting banget untuk mempercepat proses moderasi konten dan memastikan keamanan pengguna,” jelas Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kominfo, Alexander Sabar.
Batas Usia dan Kontrol Orang Tua Wajib!
Selain memperketat keamanan, Kominfo juga meminta Roblox untuk menerapkan batasan akses dan meningkatkan fitur kontrol orang tua (parental control). Kominfo pengen Roblox membatasi komunikasi antar pengguna anak, serta menyaring konten buatan pengguna (user-generated content) yang vulgar atau nggak pantas. Fitur kontrol orang tua juga harus ditingkatkan, supaya orang tua bisa memantau aktivitas anak mereka di platform dan membatasi akses ke konten yang nggak sesuai.
“Orang tua itu punya peran penting dalam melindungi anak-anak mereka di dunia digital. Fitur kontrol orang tua harus mudah digunakan dan efektif,” kata Alexander Sabar. “Ini langkah penting untuk ke depannya,” imbuhnya.
Nasib Roblox di Ujung Penilaian Kominfo
Saat ini, Kominfo lagi sibuk menilai apakah Roblox sudah patuh sama aturan yang berlaku di Indonesia. Tim pengawas platform digital sedang memeriksa dengan teliti hasil pengawasan dan dokumen yang diserahkan oleh pihak Roblox. Penilaian ini mencakup evaluasi terhadap sistem moderasi konten, fitur kontrol orang tua, dan upaya Roblox dalam melindungi data pribadi pengguna. Hasil penilaian ini akan jadi dasar bagi Kominfo untuk memutuskan nasib Roblox di Indonesia. Kalau Roblox dinilai sudah memenuhi standar keamanan dan regulasi yang ditetapkan, maka platform ini bisa terus beroperasi di Indonesia. Tapi, kalau Roblox gagal memenuhi standar, maka Kominfo bisa mengambil tindakan tegas, termasuk pemblokiran.
Harapan Pemerintah ke Roblox
Pemerintah Indonesia berharap Roblox bisa jadi contoh buat platform digital lainnya dalam mengutamakan keselamatan para pemain mudanya. Kominfo ingin Roblox berperan aktif dalam membangun ekosistem internet yang aman, bermanfaat, dan produktif buat anak-anak Indonesia.
“Kami berharap Roblox menjadi contoh bagaimana sebuah platform mengutamakan keselamatan pengguna muda, sehingga ruang digital di Indonesia menjadi tempat yang nyaman untuk belajar, bermain, dan berkarya,” ungkap Menteri Kominfo. Pemerintah juga memberikan waktu kepada Roblox untuk melakukan perbaikan dan akan melakukan evaluasi secara rutin untuk memastikan game ini memenuhi regulasi yang berlaku di Indonesia.
Kasus Roblox ini jadi pengingat penting buat semua pihak, termasuk pengembang platform digital, pemerintah, orang tua, dan masyarakat secara umum, tentang pentingnya melindungi anak-anak di dunia digital. Kerja sama dan sinergi dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan digital yang aman dan nyaman bagi anak-anak Indonesia. Sementara itu, para orang tua diimbau untuk terus memantau aktivitas anak-anak mereka di dunia maya dan memberikan edukasi tentang penggunaan internet yang aman dan bertanggung jawab. Hal ini penting dilakukan agar anak-anak dapat memanfaatkan teknologi digital secara positif dan terhindar dari dampak negatifnya. Spilltekno
Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News dan Saluran Whatsapp Channel