Spilltekno – Shivon Zilis, sosok penting di balik Neuralink dan OpenAI, baru-baru ini menguak kisah pribadinya yang mengejutkan publik. Ia mengungkapkan detail unik mengenai kepemilikan empat anak dari miliarder teknologi Elon Musk. Pengakuan ini disampaikan dalam sebuah kesaksian di pengadilan, menarik perhatian global.
Zilis menjelaskan bahwa keputusannya untuk memiliki anak dengan Musk berawal dari keinginan kuat menjadi seorang ibu. Pada saat itu, Elon Musk memang aktif mendorong orang-orang di sekitarnya untuk memiliki keturunan. Ia menyadari Zilis belum memiliki anak dan kemudian menawarkan bantuan.
Penawaran Musk bukanlah untuk hubungan romantis, melainkan donasi sperma untuk proses bayi tabung. Zilis secara tegas menyatakan bahwa tidak ada perasaan cinta yang mendasari keputusan awal ini. Ini murni kesepakatan untuk memenuhi impiannya sebagai seorang ibu.
Proses bayi tabung dengan donasi sperma Musk akhirnya membuahkan empat anak. Kisah ini menyoroti pendekatan non-konvensional dalam pembentukan keluarga modern. Zilis menerima tawaran tersebut sebagai jalan mewujudkan impiannya.
Selain kehidupan pribadinya, Zilis juga dikenal dengan posisi strategisnya di dunia teknologi. Ia menduduki peran krusial dalam tim kepemimpinan dua perusahaan besar milik Elon Musk. Perusahaan tersebut adalah Neuralink dan sebelumnya juga OpenAI.
Dewan direksi OpenAI bahkan menyebut posisinya unik dalam mengelola apa yang mereka seistilahkan sebagai ‘konflik Elon’. Ini merujuk pada potensi benturan kepentingan mengingat keterlibatannya di kedua entitas. Zilis berhasil menavigasi kompleksitas tersebut selama bertahun-tahun.
Setelah Elon Musk keluar dari OpenAI pada tahun 2018, Zilis tetap bertahan di dewan direksi. Ia terus menjalankan perannya di sana hingga tahun 2023. Selama periode itu, ia juga aktif bekerja di Neuralink, menunjukkan dedikasi luar biasa.
Kisah Shivon Zilis ini memberikan perspektif baru tentang dinamika keluarga dan karier di era teknologi tinggi. Ia membuktikan bahwa pilihan pribadi dapat berjalan beriringan dengan tanggung jawab profesional yang besar. Keberaniannya berbagi cerita ini patut diapresiasi.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
