Scroll untuk baca artikel
AI

Menlu Singapura Bikin AI Sendiri Ciptakan Otak Kedua Diplomat

0
×

Menlu Singapura Bikin AI Sendiri Ciptakan Otak Kedua Diplomat

Sebarkan artikel ini
Menlu Singapura Bikin AI Sendiri Ciptakan Otak Kedua Diplomat
Menlu Singapura Bikin AI Sendiri Ciptakan Otak Kedua Diplomat

Spilltekno – Dunia diplomasi kini semakin modern dengan sentuhan teknologi canggih. Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, menunjukkan inovasi luar biasa. Beliau berhasil menciptakan asisten AI pribadinya sendiri untuk mendukung tugas-tugas pentingnya.

Inisiatif ini membuktikan bahwa AI bukan hanya alat bagi para teknisi. Seorang diplomat kelas dunia pun bisa memanfaatkannya secara langsung. Balakrishnan bahkan membagikan pengalamannya agar bisa menginspirasi banyak pihak.

Balakrishnan menyebut kreasinya ini sebagai ‘otak kedua’ bagi seorang diplomat. Konsep ini bertujuan untuk mempercepat analisis informasi dan pengambilan keputusan. Ini adalah langkah maju dalam efisiensi kerja diplomatik.

Asisten AI tersebut dibangun menggunakan NanoClaw, sebuah proyek open-source dari Gavriel Cohen. Sistem ini berjalan secara lokal pada perangkat kecil Raspberry Pi 5. Pemilihan teknologi open-source ini menunjukkan fleksibilitas dan adaptabilitas.

Selain NanoClaw, Balakrishnan juga mengadopsi pola LLM Wiki dari Andrej Karpathy. Kombinasi kedua elemen ini menciptakan asisten yang cerdas dan responsif. Ini membantu mengolah informasi diplomatik yang kompleks.

Transparansi menjadi kunci dalam proyek pribadinya ini. Beliau membagikan setelan kodingnya di forum GitHub agar dapat diakses publik. Pengalaman berharganya juga dibagikan melalui postingan Facebook pribadinya.

Langkah Menlu Balakrishnan ini berpotensi merevolusi cara kerja diplomasi di masa depan. AI dapat menjadi alat esensial untuk mengelola data dan informasi global yang masif. Ini membuka era baru bagi efisiensi administrasi negara.

Pemanfaatan AI oleh seorang pejabat tinggi negara ini patut dicontoh. Ini menunjukkan komitmen terhadap inovasi dan adaptasi teknologi. Kecerdasan buatan memang memiliki potensi besar untuk membantu tugas-tugas kenegaraan.

Baca Juga:  Kekhawatiran Para Ahli Tentang Kontrol Kecerdasan Buatan oleh Tokoh Elit Teknologi

Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno

Memuat judul video...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *