Scroll untuk baca artikel
AI

Harga GPU Nvidia Meroket RTX Pro 6000 Tembus 285 Juta

0
×

Harga GPU Nvidia Meroket RTX Pro 6000 Tembus 285 Juta

Sebarkan artikel ini
Harga GPU Nvidia Meroket RTX Pro 6000 Tembus 285 Juta
Harga GPU Nvidia Meroket RTX Pro 6000 Tembus 285 Juta

Spilltekno – Kabar mengejutkan datang dari dunia hardware PC yang sedang bergejolak. Harga GPU workstation andalan Nvidia, RTX Pro 6000, melonjak drastis. Ini tentu menjadi pukulan telak bagi para profesional grafis dan perakit PC kelas atas.

GPU Nvidia RTX Pro 6000 96GB Blackwell kini dibanderol dengan harga fantastis USD 16 ribu. Angka ini setara dengan sekitar Rp 285 juta jika dikonversi ke mata uang rupiah. Kenaikan harga ini menandai lonjakan hingga 110% dari harga pre-order awalnya.

Awalnya, GPU bertenaga ini ditawarkan secara pre-order dengan harga sedikit di atas USD 7.600 pada awal tahun 2025. Kemudian, harganya sempat terdaftar online di kisaran USD 8.500 pada bulan berikutnya. Lonjakan terbaru ini benar-benar mencengangkan banyak pihak di industri teknologi.

Kenaikan harga ekstrem ini dipicu oleh krisis pasokan memori global yang belum mereda. Tingginya permintaan untuk komputasi kecerdasan buatan (AI) menjadi pendorong utama kelangkaan tersebut. Hal ini menciptakan tekanan besar pada seluruh rantai pasokan komponen vital.

Dampak kenaikan harga tidak hanya terasa di segmen workstation kelas atas saja. Jajaran GPU konsumen Nvidia juga mengalami lonjakan harga yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Beberapa kartu grafis konsumen bahkan naik hingga 150% dari harga normalnya.

Kartu grafis kelas atas seperti RTX 5090 dan RTX 5080 menjadi produk yang terkena imbas paling parah. Para gamer dan kreator konten pun harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan performa terbaik. Tren ini mengkhawatirkan bagi ekosistem PC gaming secara keseluruhan.

Baca Juga:  Mengulas Perjalanan Karier Zhang Tian Ai: Aktris China yang Bersinar

Situasi ini menunjukkan dominasi Nvidia di pasar GPU yang semakin kuat dan tak terbantahkan. Konsumen dan profesional memiliki pilihan terbatas untuk alternatif yang sebanding dengan performa yang ditawarkan. Ini bisa mengubah dinamika pasar hardware PC secara fundamental di masa depan.

Kenaikan harga GPU tampaknya akan terus berlanjut jika permintaan untuk komputasi AI tetap tinggi. Para pembeli harus bersiap menghadapi harga yang lebih mahal untuk mendapatkan teknologi terbaru. Industri teknologi perlu mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah pasokan yang kronis ini.

Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno

Memuat judul video...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *