Spilltekno – Dunia game online di Indonesia sedang menghadapi perubahan besar. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengeluarkan kebijakan penting. Fitur chat untuk pengguna anak akan diwajibkan mati.
Sebelumnya, Roblox menjadi sorotan utama terkait fitur komunikasi ini. Kini, aturan serupa tidak hanya berlaku untuk platform tersebut. Kebijakan ini akan merambah ke semua game yang beroperasi di Indonesia.
Komdigi menegaskan bahwa ini adalah langkah serius untuk perlindungan anak. Pembatasan fitur komunikasi digital menjadi prioritas utama. Tujuannya menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi generasi muda.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, secara langsung mengonfirmasi hal ini. Ia menekankan semua platform digital harus patuh pada regulasi baru. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 menjadi landasan hukumnya.
Peraturan tersebut lebih dikenal dengan sebutan PP Tunas. Fokus utamanya adalah perlindungan anak di ruang digital. Ini mencakup berbagai aspek keamanan online bagi anak-anak.
Implikasi dari kebijakan ini sangat luas bagi industri game. Tidak ada pengecualian bagi platform game populer maupun yang lebih kecil. Semua wajib menyesuaikan diri dengan peraturan yang berlaku.
Pengembang game kini harus segera meninjau ulang sistem komunikasi mereka. Ini tentu akan mengubah pengalaman bermain bagi pengguna anak. Namun, tujuan utamanya adalah keselamatan dan kenyamanan.
Pemerintah menunjukkan komitmen kuat terhadap keamanan digital anak. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko interaksi berbahaya. Masa depan anak-anak di dunia maya menjadi prioritas utama.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
