Spilltekno – Genghis Khan adalah figur sejarah yang sangat legendaris. Dia lahir sebagai Temüjin dari suku nomaden kecil dekat Danau Baikal. Kiprahnya menyatukan Mongolia dan membangun kekaisaran raksasa.
Kekaisarannya membentang luas dari timur China hingga Laut Adriatik. Kemampuan politik dan militernya tak diragukan lagi. Namun, ada satu klaim lain yang lebih mengejutkan banyak orang.
Klaim tersebut menyatakan bahwa satu dari 200 orang di dunia adalah keturunan Genghis Khan. Angka ini terdengar fantastis dan sulit dipercaya. Namun, klaim ini didasarkan pada sebuah penelitian ilmiah.
Penelitian yang dimaksud adalah studi genetik yang menganalisis kromosom Y. Kromosom Y diwariskan secara paternal, dari ayah ke anak laki-laki. Ini menjadikannya penanda ideal untuk melacak garis keturunan pria.
Studi tersebut menemukan pola genetik unik yang sangat umum di Asia. Pola ini berpusat di wilayah kekuasaan Genghis Khan. Para ilmuwan menyimpulkan bahwa penyebaran gen ini terkait erat dengan sang kaisar.
Genghis Khan dan para keturunannya memiliki banyak istri dan selir. Mereka juga sering memiliki anak di berbagai wilayah taklukan. Hal ini secara signifikan meningkatkan jumlah keturunan mereka.
Populasi dunia saat ini sangat besar, mencapai miliaran jiwa. Jika 1 dari 200 orang memang keturunannya, itu berarti jutaan orang berbagi DNA yang sama. Ini menunjukkan dampak luar biasa dari satu individu dalam sejarah.
Temuan ini membuka wawasan baru tentang migrasi genetik. Ini juga memperkuat legenda Genghis Khan sebagai sosok yang benar-benar luar biasa. Jadi, benarkah Anda salah satunya tanpa menyadarinya?
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
