Spilltekno – Indosat Ooredoo Hutchison baru saja membuat gebrakan besar dalam infrastruktur telekomunikasi Indonesia. Mereka resmi meluncurkan PT Infra Fiber Teknologi (IFT) bersama Arsari Group. Langkah ini menandai era baru pengelolaan jaringan fiber optik nasional.
IFT kini dipercaya mengelola jaringan fiber sepanjang 86.000 kilometer yang sangat vital. Jaringan ini mencakup tulang punggung utama, kabel bawah laut domestik, hingga akses ke berbagai lokasi. Ini adalah infrastruktur krusial yang menopang konektivitas di seluruh nusantara.
Aset fiber strategis tersebut sebelumnya berada di bawah naungan Indosat secara langsung. Namun, kini kepemilikannya telah dialihkan kepada Arsari Group, perusahaan milik Hashim Djojohadikusumo, dan Northstar Group. Pelepasan ini bertujuan untuk optimalisasi dan pengembangan lebih lanjut.
Meski asetnya telah dilepas, Indosat tetap mempertahankan keterlibatannya dalam operasional IFT. Keterlibatan ini memastikan kesinambungan visi dan misi dalam menyediakan layanan terbaik. Ini menunjukkan komitmen jangka panjang Indosat terhadap ekosistem digital.
IFT dirancang dengan tata kelola yang sepenuhnya independen dari Indosat. Model bisnis yang diterapkan adalah open access, memungkinkan banyak pihak untuk berkolaborasi. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong inovasi dan kompetisi sehat di pasar.
Perusahaan ini secara spesifik menargetkan perluasan kemitraan wholesale. Mereka akan bekerja sama dengan operator telekomunikasi, berbagai perusahaan, hyperscaler, dan penyedia layanan digital lainnya. Tujuannya adalah mempercepat pemerataan konektivitas berkualitas tinggi di seluruh Indonesia.
Kemitraan ini sangat penting untuk menjangkau daerah-daerah yang belum terlayani dengan baik. Dengan infrastruktur yang kuat dan model bisnis terbuka, IFT berpotensi besar menjadi pendorong utama transformasi digital. Ini akan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
