Spilltekno – Modus penipuan digital kembali marak menjelang Ramadan. Pelaku kejahatan siber memanfaatkan momen istimewa ini untuk menjebak korban. Waspada terhadap tawaran promo yang terlalu menggiurkan di WhatsApp.
Perusahaan keamanan siber Kaspersky menemukan kampanye penipuan berkedok promosi Ramadan. Skema ini menargetkan pengguna internet di Indonesia dengan iming-iming hadiah besar. Pelaku menciptakan halaman promosi palsu berbahasa Indonesia yang meniru brand ternama.
Dalam skema awal, korban diminta memasukkan nomor telepon mereka. Hal ini dilakukan untuk mengikuti program promosi yang diklaim terkait Ramadan. Data nomor telepon ini kemudian disalahgunakan untuk tujuan penipuan lebih lanjut.
Setelah memasukkan data, korban diarahkan untuk membagikan tautan kampanye tersebut. Tautan ini disebarkan melalui aplikasi pesan populer seperti WhatsApp atau Facebook Messenger. Ini adalah cara pelaku memperluas jangkauan penipuan mereka secara eksponensial.
Tautan yang disebarkan ini pada akhirnya mengarahkan pengguna ke skema penipuan lain. Tujuan utamanya adalah meningkatkan trafik situs palsu dan mengumpulkan lebih banyak data pribadi. Modus berantai ini sangat efektif dalam menjerat banyak korban baru.
Selalu curiga pada promo yang meminta Anda membagikan tautan ke banyak kontak. Perhatikan alamat URL situs yang Anda kunjungi; pastikan itu adalah domain resmi perusahaan terkait. Jangan terburu-buru mengisi data pribadi tanpa verifikasi yang jelas dan terpercaya.
Verifikasi keaslian promo langsung melalui situs resmi brand atau akun media sosial terverifikasi. Gunakan aplikasi keamanan siber yang terpercaya pada perangkat Anda untuk deteksi ancaman. Edukasi diri dan orang terdekat tentang bahaya penipuan digital sangatlah penting.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
