Scroll untuk baca artikel
Sains

Terkuak Harta Karun Litium Triliunan Rupiah di Gunung AS

1
×

Terkuak Harta Karun Litium Triliunan Rupiah di Gunung AS

Sebarkan artikel ini
Terkuak Harta Karun Litium Triliunan Rupiah di Gunung AS
Terkuak Harta Karun Litium Triliunan Rupiah di Gunung AS

Spilltekno – Dunia teknologi dikejutkan oleh potensi penemuan luar biasa di Amerika Serikat. Pegunungan Appalachian diyakini menyimpan ‘harta karun’ yang akan mengubah lanskap industri. Ini adalah temuan litium dalam jumlah fantastis yang belum pernah terungkap sebelumnya.

Geological Survey (USGS) baru-baru ini mengumumkan data mengejutkan terkait potensi tersebut. Mereka memperkirakan ada sekitar 2,3 juta metrik ton litium yang belum dieksplorasi di wilayah ini. Angka ini setara dengan cadangan yang sangat signifikan bagi kebutuhan global.

Berdasarkan perhitungan New York Post, nilai cadangan litium ini bisa mencapai USD 65 miliar. Jumlah tersebut jika dikonversi setara dengan sekitar Rp 1.150 triliun, sebuah angka yang fantastis. Penemuan ini berpotensi memicu ‘demam emas putih’ baru di AS.

Konsentrasi litium utama ditemukan di beberapa negara bagian seperti Carolina, Maine, dan New Hampshire. Wilayah ini sebelumnya kurang dikenal sebagai pusat penambangan mineral strategis. Kini, perhatian dunia tertuju pada gugusan pegunungan Pantai Timur tersebut.

Jika estimasi 2,3 juta metrik ton terbukti akurat, cadangan ini sangat vital. Mineral tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan impor AS selama 328 tahun. Ini didasarkan pada tingkat impor yang diproyeksikan pada tahun 2025.

Direktur USGS, Ned Mamula, menekankan pentingnya penelitian ini. Ia menyatakan bahwa wilayah Appalachian dapat membantu memenuhi kebutuhan litium negara yang terus meningkat. Ini merupakan kontribusi besar bagi ketahanan mineral Amerika Serikat.

Penemuan ini datang di saat permintaan litium global sedang melonjak tajam. Litium adalah komponen kunci dalam baterai kendaraan listrik dan perangkat elektronik. Ketersediaan cadangan domestik akan mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat posisi AS.

Baca Juga:  Laba Laba Madagascar Jaringnya Lebih Kuat dari Kevlar

Demam ‘emas putih’ ini diprediksi akan membawa dampak ekonomi dan teknologi yang masif. Eksplorasi dan penambangan akan menciptakan lapangan kerja serta inovasi baru. Dunia menanti bagaimana potensi besar ini akan dioptimalkan.

Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno

Memuat judul video...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *