Spilltekno – Langit kawasan New England, Amerika Serikat, mendadak menjadi sorotan utama pada hari Sabtu lalu. Sebuah meteor bola api terang dilaporkan meledak dengan dahsyat, mengejutkan banyak warga di berbagai negara bagian. NASA sendiri telah mengonfirmasi peristiwa luar biasa ini yang menarik perhatian publik.
Ledakan meteor tersebut melepaskan energi yang setara dengan sekitar 230 ton TNT. Besaran energi ini menunjukkan kekuatan destruktif yang signifikan dari fenomena alam tersebut. Untungnya, ledakan terjadi di ketinggian sehingga dampaknya tidak langsung mengenai permukaan.
Dampak suara ledakan ini sangat luas, menghasilkan dentuman sonik yang terdengar jelas. Suara tersebut melintasi beberapa negara bagian AS bahkan hingga ke dua provinsi di Kanada. Banyak saksi mata melaporkan mendengar bunyi keras dan merasakan guncangan.
Meteor yang menjadi penyebab insiden ini tergolong relatif kecil dengan diameter sekitar 1,6 meter. Meskipun demikian, ukurannya tidak mengurangi potensi bahaya dan kekuatan yang dimilikinya. Benda angkasa ini bergerak dengan kecepatan luar biasa saat memasuki atmosfer Bumi.
Saat meluncur bebas melintasi atmosfer, meteor menghadapi gesekan udara yang luar biasa intens. Kecepatannya mencapai sekitar 67.000 kilometer per jam, membuatnya menembus batas kecepatan suara. Gesekan ekstrem inilah yang memicu pecahnya meteor di langit.
Menurut data dari NASA, meteor tersebut terpecah pada ketinggian sekitar 50 kilometer di atas permukaan Bumi. Puing-puing hasil pecahannya kemudian dilaporkan jatuh ke wilayah Cape Cod. Lokasi pecahnya yang tinggi menjadi faktor kunci minimnya dampak langsung.
Tidak ada laporan mengenai korban luka maupun kerusakan properti serius akibat bola api ini. Meskipun demikian, saksi mata di wilayah timur laut Amerika Serikat merasakan guncangan pada bangunan mereka. Peristiwa ini menjadi pengingat akan dinamika alam semesta yang selalu menyimpan kejutan.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
