Spilltekno – Elon Musk kembali membuat kejutan besar di dunia teknologi. Bos Neuralink ini dilaporkan telah mengalihkan produksi chip generasi keempatnya. Keputusan ini menandai perpisahan dengan TSMC dan dimulainya era baru bersama Samsung.
Pergeseran ini bukanlah hal baru bagi Musk dan Samsung. Sebelumnya, mereka telah menjalin kesepakatan jangka panjang untuk chip penggerak otomatis AI6 dan AI6.5. Kolaborasi yang sukses ini tampaknya memperkuat kepercayaan Musk pada kemampuan raksasa Korea tersebut.
Kini, fokus utama kerja sama adalah pengembangan chip Neuralink Gen-4. Chip mutakhir ini akan menggunakan proses manufaktur 4nm yang canggih. Teknologi ini sangat krusial untuk perangkat antarmuka otak-komputer yang revolusioner.
Laporan dari Korea Economic Daily tidak merinci alasan penggunaan node 4nm. Node ini sebenarnya bukan proses terbaru di industri semikonduktor. Banyak pihak mempertanyakan pilihan ini untuk teknologi secanggih Neuralink.
Namun, ada spekulasi kuat bahwa keputusan ini berkaitan dengan stabilitas. Samsung kemungkinan besar telah mencapai tingkat stabilitas produksi yang lebih baik pada proses 4nm. Stabilitas ini sangat penting untuk produksi massal chip yang kompleks dan sensitif.
Pilihan teknologi yang stabil menunjukkan prioritas Musk pada keandalan. Untuk perangkat yang ditanamkan langsung di otak, keandalan adalah segalanya. Ini mungkin menjadi faktor penentu di balik keputusan strategis tersebut.
Kerja sama ini berpotensi mengubah lanskap industri chip. Ini juga menegaskan posisi Samsung sebagai pemain kunci dalam teknologi semikonduktor mutakhir. Kemitraan ini akan menjadi tonggak penting bagi kedua belah pihak.
Dengan Neuralink Gen-4, Musk berharap dapat mewujudkan visinya. Visi tersebut adalah menjembatani interaksi antara otak manusia dan komputer. Keputusan untuk menggandeng Samsung adalah langkah berani menuju masa depan tersebut.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
