Spilltekno – Sebuah ruangan kecil di Makkah memiliki peran krusial dalam menjaga keselamatan jemaah haji Indonesia. Dari sanalah ribuan pergerakan jemaah dipantau setiap hari. Sistem canggih ini bekerja tanpa henti selama 24 jam penuh.
Ruangan berukuran 6×4 meter ini menjadi pusat kendali utama. Lima layar monitor besar menampilkan visualisasi pergerakan bus secara real time. Setiap titik di layar merepresentasikan posisi bus yang mengangkut jemaah menuju hotel tujuan.
Teknologi pelacak bus Angkutan Kota Antar Perhajian (AKAP) menjadi tulang punggung sistem ini. GPS pada setiap bus mengirimkan data lokasi secara akurat. Dengan demikian, petugas dapat mengetahui posisi persis setiap rombongan jemaah.
Suasana di ruang kendali tampak sibuk, seperti yang terlihat pada Minggu (10/5/2026). Handy talky atau HT, yang sering disebut ‘Bravo’, terus dipegang erat oleh petugas transportasi bernama Arudi. Koordinasi intensif menjadi kunci utama operasional.
Arudi secara aktif berkomunikasi dengan petugas di dalam bus. Ia juga berkoordinasi dengan petugas di sektor tujuan. Ini untuk memastikan hotel dan konsumsi sudah siap menyambut kedatangan jemaah tanpa kendala.
Di sudut lain ruangan, petugas lain tampak fokus memantau GPS bus. Mereka khusus mengawasi pergerakan jemaah Kloter 29 Embarkasi Solo (SOC 29). Pemantauan detail ini memastikan setiap kloter mendapatkan perhatian penuh.
Sistem pemantauan ini memberikan ketenangan bagi keluarga jemaah di tanah air. Jemaah haji Indonesia dapat merasa lebih aman dan nyaman selama perjalanan mereka di Tanah Suci. Ini adalah bukti nyata komitmen pelayanan terbaik untuk jemaah.
Dedikasi petugas dan kecanggihan teknologi bersatu padu menciptakan sistem yang sangat efisien. Mereka bekerja keras di balik layar untuk kelancaran ibadah haji. Inovasi ini menjadi jaminan kualitas pelayanan haji Indonesia.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
