Spilltekno – Dunia teknologi kembali dihebohkan oleh skandal yang melibatkan nama besar. Dokumen email yang baru dirilis mengungkap sisi lain dari co-founder Microsoft, Bill Gates. Jeffrey Epstein, predator seksual yang kini telah tiada, melontarkan tuduhan mengejutkan kepadanya.
Epstein menuduh Bill Gates sebagai sosok yang pelit, terutama terkait dengan terduga selingkuhannya. Keterangan ini muncul dari serangkaian email yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS. Tuduhan ini tentu mengguncang citra filantropis yang selama ini melekat pada Gates.
Dalam email tersebut, Epstein mengklaim telah membiayai hidup Mila Antonova selama tiga tahun. Antonova dikenal sebagai pemain bridge asal Rusia yang disebut-sebut sebagai selingkuhan Bill Gates. Pengakuan ini menambah lapisan kompleksitas pada hubungan gelap tersebut.
Epstein mengungkapkan kekesalannya karena Gates bersikap dingin dan mengabaikan permintaannya. Ia berharap Gates akan mengganti biaya atau ‘reimburse’ atas pengeluaran yang telah ia lakukan. Sikap acuh tak acuh Gates memicu kemarahan Epstein.
Kekesalan Epstein ini tercatat dalam pesan yang ia tulis pada tanggal 25 Juli 2017. Pesan tersebut ditujukan kepada Boris Nikolic, seorang tokoh penting di lingkaran Gates. Ini menunjukkan betapa seriusnya masalah finansial pribadi mereka.
Boris Nikolic saat itu menjabat sebagai kepala penasihat sains untuk Bill Gates. Ia bekerja di Gates Foundation serta perusahaan investasi pribadi Gates, Bgc3. Keterlibatannya menyoroti jaringan kompleks di sekitar miliarder tersebut.
Skandal ini membuka jendela ke dalam kehidupan pribadi para elit teknologi yang seringkali tertutup. Tuduhan Epstein, meskipun dari sosok kontroversial, memicu perdebatan publik. Kisah ini menjadi pengingat bahwa bahkan tokoh paling berpengaruh pun memiliki sisi gelap.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
