Scroll untuk baca artikel
Sains

Siaga Bencana Krakatau Sensor Tsunami Kini Jauh Dari Cukup

×

Siaga Bencana Krakatau Sensor Tsunami Kini Jauh Dari Cukup

Sebarkan artikel ini
Siaga Bencana Krakatau Sensor Tsunami Kini Jauh Dari Cukup
Siaga Bencana Krakatau Sensor Tsunami Kini Jauh Dari Cukup

Spilltekno – Badan Riset dan Inovasi Nasional BRIN baru-baru ini menyuarakan kekhawatiran serius. Mereka menilai satu unit sensor pendeteksi dini tsunami di kawasan Krakatau masih belum memadai. Kebutuhan akan sistem pemantauan bencana yang optimal menjadi sangat mendesak.

Sistem yang dimaksud adalah IDSL/PUMA, sebuah teknologi canggih yang ditempatkan di Pulau Rakata. Sensor ini telah menjadi tulang punggung utama dalam upaya memantau kondisi kompleks Gunung Anak Krakatau. Pemantauan dilakukan secara intensif selama 24 jam penuh setiap harinya.

Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Dr Semeidi Husrin, menegaskan peran vital sensor ini. Ia menyebutkan bahwa sistem tersebut merupakan salah satu andalan penting bagi mitigasi bencana. Keberadaan sensor ini sangat krusial untuk mendeteksi potensi bahaya sejak dini.

Namun, hanya mengandalkan satu unit sensor saja menimbulkan risiko yang signifikan. Sistem pemantauan menjadi rentan terhadap gangguan teknis maupun alamiah. Kondisi ini dapat membahayakan keselamatan ribuan jiwa di wilayah pesisir.

Kerentanan tersebut bukan hanya teori, melainkan pernah terjadi dalam insiden nyata. Saat aktivitas Gunung Anak Krakatau meningkat, material vulkanik sempat mengganggu sistem. Gangguan ini menyebabkan terhambatnya pengumpulan data penting.

Kejadian tersebut menjadi pengingat pahit akan bahaya sistem yang tidak redundan. Tanpa data akurat dan berkelanjutan, waktu respons terhadap potensi tsunami bisa sangat terlambat. Ini adalah celah keamanan yang tidak bisa ditoleransi.

Oleh karena itu, BRIN mengusulkan penambahan unit sensor di kawasan strategis lainnya. Penambahan ini akan menciptakan sistem pemantauan yang lebih tangguh dan komprehensif. Redundansi sensor menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman bencana.

Baca Juga:  Hoaks Sains April Mop Dulu Viral Kenapa Mudah Dipercaya

Dengan sistem yang lebih kuat, diharapkan pemantauan dapat berjalan tanpa henti. Data yang lebih lengkap dan akurat akan tersedia untuk analisis para ahli. Ini adalah langkah proaktif penting demi keselamatan masyarakat.

Investasi dalam teknologi mitigasi bencana adalah prioritas yang tak bisa ditawar lagi. Keamanan wilayah rawan bencana seperti Krakatau harus menjadi perhatian utama. Sistem peringatan dini yang kokoh adalah benteng pertahanan pertama kita.

Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno

Memuat judul video...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *