Spilltekno – Candy Crush Saga tetap berjaya di usia 14 tahun. Game ini menjadi fenomena global sejak diluncurkan 2012 lalu. Kesuksesannya menjadikannya salah satu game terpopuler sepanjang masa.
King, pengembang asal Swedia, berhasil menciptakan mesin uang abadi. Selama enam tahun berturut-turut, Candy Crush Saga konsisten meraup lebih dari USD 1 miliar per tahun. Bahkan di tahun fiskal 2025, game ini masih menghasilkan USD 876,5 juta.
Angka fantastis ini bukan kebetulan semata. Ada rahasia di balik perputaran uang miliaran dolar tersebut. Model bisnis freemium adalah kunci utamanya.
Konsep freemium memungkinkan siapa saja mengunduh dan bermain gratis. Namun, King cerdik menyematkan pembelian dalam aplikasi yang menggiurkan. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman bermain.
Pemain dapat membeli nyawa tambahan agar tidak berhenti bermain. Booster tersedia untuk membantu melewati level sulit. Tiket khusus juga ditawarkan untuk tantangan ekstra.
Game ini kini memiliki lebih dari 23.000 level yang terus bertambah. Tingkat kesulitan level juga semakin menantang seiring waktu. Ini mendorong pemain untuk terus mencari bantuan in-app.
Kombinasi akses gratis dan godaan in-app purchase sangat efektif. Ini menciptakan siklus pendapatan yang berkelanjutan. Loyalitas pemain menjadi aset paling berharga.
Jadi, rahasia Candy Crush Saga terletak pada eksekusi freemium yang brilian. King berhasil menjaga relevansi dan daya tarik game ini. Model bisnis ini patut dipelajari oleh pengembang lain.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
