Scroll untuk baca artikel
Sains

Misteri Laut Utara Terkuak Asteroid Pemicu Tsunami 100 Meter

0
×

Misteri Laut Utara Terkuak Asteroid Pemicu Tsunami 100 Meter

Sebarkan artikel ini
Misteri Laut Utara Terkuak Asteroid Pemicu Tsunami 100 Meter
Misteri Laut Utara Terkuak Asteroid Pemicu Tsunami 100 Meter

Spilltekno – Sebuah studi mutakhir telah mengungkap asal-usul kawah misterius di bawah Laut Utara. Kawah raksasa ini ternyata terbentuk akibat hantaman asteroid jutaan tahun silam. Dampak tumbukan dahsyat tersebut bahkan memicu tsunami setinggi lebih dari 100 meter.

Temuan ini secara definitif mengakhiri perdebatan panjang di kalangan ilmuwan. Mereka sebelumnya berspekulasi tentang asal-usul Silverpit Crater yang merupakan struktur geologi unik. Kawah ini tersembunyi jauh di dasar Laut Utara, membingungkan para peneliti selama bertahun-tahun.

Penelitian terbaru ini dipimpin oleh tim ahli dari Heriot-Watt University di Edinburgh. Mereka berhasil menyusun bukti kuat yang mendukung teori tumbukan asteroid. Riset ini memberikan kejelasan tentang kejadian purba yang membentuk lanskap bawah laut.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawah Silverpit terbentuk sekitar 43 hingga 46 juta tahun yang lalu. Pada masa itu, sebuah asteroid berdiameter sekitar 160 meter menabrak dasar laut dengan kekuatan luar biasa. Peristiwa kosmik ini meninggalkan jejak permanen di kerak bumi.

Hantaman asteroid tersebut menghasilkan energi yang sangat besar, melampaui imajinasi manusia modern. Energi ini tidak hanya menciptakan kawah, tetapi juga menggerakkan massa air laut secara masif. Akibatnya, gelombang tsunami raksasa setinggi lebih dari 100 meter menyapu wilayah pesisir kuno.

Silverpit Crater sendiri terletak sekitar 700 meter di bawah dasar laut saat ini. Lokasinya sekitar 129 kilometer dari garis pantai Yorkshire, Inggris, membuatnya sulit dijangkau. Struktur ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 2002 oleh para ahli geologi.

Baca Juga:  Gila! Apple Rela Rogoh Kocek Belasan Triliun Demi Google, Kenapa?

Kawah tersebut memiliki diameter sekitar 3 kilometer, namun pola patahan melingkarnya meluas hingga sekitar 20 kilometer. Pola ini menunjukkan skala dampak yang sangat besar dan kompleks pada batuan di sekitarnya. Penemuan ini membuka jendela baru untuk memahami sejarah geologi bumi kita.

Pengungkapan ini menegaskan kembali betapa rentannya bumi terhadap ancaman dari luar angkasa. Pemahaman tentang peristiwa purba seperti ini sangat penting untuk mitigasi potensi bencana di masa depan. Penelitian ini merupakan contoh luar biasa dari kerja keras sains dalam mengungkap rahasia alam.

Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno

Memuat judul video...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *