Spilltekno – Kedaulatan digital Indonesia seringkali diasumsikan harus dicapai dengan membangun seluruh infrastruktur teknologi secara mandiri. Namun, pandangan tersebut tidak sepenuhnya akurat menurut para ahli industri. Kunci sesungguhnya terletak pada kemampuan mengelola dan mengamankan teknologi yang ada.
Presiden Direktur Ericsson Indonesia, Nora Wahby, menegaskan bahwa kemandirian total bukanlah satu-satunya jalan. Ia menekankan pentingnya talenta lokal yang kompeten. Talenta tersebut harus mampu menentukan arah serta mengelola pemanfaatan teknologi secara strategis.
Pernyataan ini disampaikan Nora dalam forum diskusi penting di Perpustakaan Habibie & Ainun. Diskusi tersebut mengangkat tema ‘Kedaulatan Digital Indonesia, Realistis atau Utopis?’. Ini menunjukkan adanya perdebatan mendalam mengenai strategi terbaik untuk masa depan digital bangsa.
Nora juga menyarankan agar Indonesia belajar dari pengalaman negara-negara lain. Banyak negara telah berhasil membangun kedaulatan digital tanpa harus menciptakan setiap komponen teknologi. Pendekatan ini menawarkan jalur yang lebih realistis dan efisien.
Uni Eropa menjadi contoh menarik dalam konteks ini. Mereka tetap membuka pasar bagi penyedia layanan cloud global. Namun, kedaulatan digital mereka dikelola secara efektif melalui kerangka regulasi yang ketat.
Artinya, Indonesia tidak perlu alergi terhadap teknologi asing. Fokus utama harus bergeser pada pengembangan kapasitas internal. Kemampuan ini meliputi keahlian dalam mengaudit, mengamankan, dan menentukan kebijakan penggunaan teknologi.
Pengembangan talenta lokal menjadi prioritas utama dalam strategi ini. Mereka adalah garda terdepan untuk menjaga data dan infrastruktur digital negara. Kedaulatan digital sejatinya adalah kedaulatan kontrol, bukan kedaulatan produksi seratus persen.
Dengan demikian, pembangunan ekosistem digital yang kuat memerlukan kolaborasi dan adaptasi. Ketergantungan pada produk asing bisa diimbangi dengan regulasi cerdas dan SDM yang mumpuni. Ini adalah kunci menuju kedaulatan digital Indonesia yang realistis dan berkelanjutan.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
