Spilltekno – Sebuah penemuan ilmiah terbaru telah mengguncang pemahaman kita tentang kecerdasan primata. Ilmuwan kini menguak bahwa bonobo, kerabat terdekat manusia, ternyata mampu melakukan permainan pura-pura. Kemampuan ini sebelumnya selalu dianggap eksklusif hanya dimiliki oleh spesies manusia.
Studi yang dipublikasikan di jurnal Science ini menjadi bukti konkretnya. Fokus utama penelitian adalah Kanzi, seekor bonobo istimewa yang memiliki pemahaman bahasa Inggris. Kanzi menunjukkan kemampuan melacak objek imajiner dalam skenario pesta teh pura-pura.
Kemampuan Kanzi ini sangat mirip dengan apa yang bisa dilakukan oleh anak manusia berusia dua tahun. Ia dengan mudah mengikuti alur cerita tentang jus dan anggur yang hanya ada dalam imajinasi. Ini menunjukkan tingkat kognitif yang mengejutkan pada bonobo tersebut.
Permainan pura-pura bukan sekadar hiburan semata bagi perkembangan kognitif. Kemampuan ini melibatkan imajinasi, pemahaman simbolik, dan memori kerja yang kompleks. Penemuan ini membuka babak baru dalam penelitian tentang kecerdasan non-manusia.
Meskipun Kanzi tidak menjadi inisiator utama permainan pura-pura tersebut, kemampuannya untuk berpartisipasi sangatlah penting. Ia menunjukkan landasan mental yang diperlukan untuk membayangkan objek dan skenario yang tidak nyata. Hal ini mengindikasikan adanya kapasitas internal yang mendalam pada bonobo.
Penemuan ini memaksa kita untuk meninjau kembali garis batas antara kemampuan manusia dan primata lainnya. Bonobo, sebagai kerabat terdekat kita selain simpanse, kini menunjukkan kemiripan kognitif yang lebih besar. Ini memberikan wawasan baru tentang evolusi kecerdasan pada spesies primata.
Para ilmuwan kini memiliki landasan kuat untuk mengeksplorasi lebih jauh kemampuan kognitif bonobo. Penelitian mendatang mungkin akan mengungkap lebih banyak lagi potensi tersembunyi pada primata ini. Penemuan semacam ini terus mendorong batas pengetahuan kita tentang dunia hewan.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
