Game

CD Projekt Bikin Kejutan, Resmi Jual GOG Seharga Ratusan Miliar Rupiah!

0
×

CD Projekt Bikin Kejutan, Resmi Jual GOG Seharga Ratusan Miliar Rupiah!

Sebarkan artikel ini
CD Projekt Bikin Kejutan, Resmi Jual GOG Seharga Ratusan Miliar Rupiah!
CD Projekt Bikin Kejutan, Resmi Jual GOG Seharga Ratusan Miliar Rupiah!

Spilltekno – Dunia game lagi-lagi dibikin melongo dengan manuver strategis dari salah satu studio pengembang terbesar. CD Projekt, otak di balik waralaba fenomenal The Witcher dan megaprojek Cyberpunk 2077, secara resmi melepas kepemilikan toko game PC digital andalannya, GOG.com. Transaksi senilai ratusan miliar rupiah ini menandai babak baru bagi mereka berdua: CD Projekt bertekad mengalihkan semua fokus dan sumber daya ke pengembangan game AAA mereka, sementara GOG kembali ke pelukan salah satu pendirinya dengan visi dan kemandirian yang lebih kuat.

Spilltekno

CD Projekt Jual GOG, Fokus Penuh ke Pengembangan Game

Penjualan GOG.com oleh CD Projekt ini bukan tanpa sebab, lho. Studio raksasa asal Warsawa, Polandia, ini memang sudah bulat tekadnya. Mereka mau fokus total ke pengembangan game-game baru yang ambisius, sekaligus memperkuat waralaba andalan mereka. Ya, bikin game kelas AAA itu kan butuh waktu, duit, dan tenaga yang nggak sedikit.

“Fokus kami sekarang kan penuh ke pengembangan game ambisius dan perluasan waralaba dengan produk berkualitas tinggi, jadi menurut kami ini waktu yang pas untuk langkah ini,” jelas Micha Nowakowski, salah satu CEO CD Projekt. Ia bilang, keputusan ini udah dipertimbangkan matang-matang biar kedua belah pihak bisa tumbuh maksimal sesuai tujuan masing-masing. Apalagi, CD Projekt lagi gencar-gencarnya ngerjain proyek-proyek besar The Witcher dan Cyberpunk, yang jelas butuh konsentrasi penuh tanpa gangguan sedikit pun.

GOG Kembali ke Akarnya di Bawah Kepemilikan Baru

Nah, GOG.com sekarang memasuki babak baru. Mereka balik lagi ke pangkuan salah satu pendirinya, Micha Kiciński. Kiciński mengambil alih 100 persen saham GOG dengan nilai fantastis, sekitar 25,2 juta Dolar AS atau setara Rp421 miliar (dengan kurs saat ini). Ini sekaligus menandai kembalinya GOG ke filosofi awal yang udah mereka pegang teguh lebih dari 17 tahun: jadi rumah buat gamer yang anti-DRM alias mau main game tanpa diganggu pembatasan.

Baca Juga:  Upin & Ipin Universe Gratis? Jangan Langsung Klik, Ini yang Harus Kamu Tahu!

Buat para gamer sejati, GOG udah nggak asing lagi. Mereka dikenal sebagai platform yang menjunjung tinggi banget yang namanya hak kepemilikan digital. Beda sama platform lain yang sering “mengikat” game ke akun atau mewajibkan internet buat validasi, GOG selalu nawarin game bebas DRM. Artinya, kalau udah beli, kamu bisa langsung install dan mainin game-nya tanpa ribet. Prinsip inilah yang bikin GOG dicintai banget sama para kolektor game dan mereka yang purist.

Visi Micha Kiciński untuk Masa Depan GOG

Di bawah komando barunya, Micha Kiciński langsung tancap gas. Ia menegaskan lagi komitmennya buat mempertahankan, bahkan memperkuat, nilai-nilai utama GOG. “GOG akan terus menjunjung tinggi kebebasan, kemandirian, dan rasa kepemilikan yang tulus,” kata Kiciński. Menurutnya, filosofi ini makin relevan di tengah pasar PC modern yang, “terus-terusan bergerak ke arah klien wajib dan ekosistem tertutup.”

Sebagai gamer lawas, Kiciński juga menyoroti pentingnya melestarikan game klasik. Ia janji akan terus dukung dan rilis game-game lama yang berharga, biar nggak punah ditelan zaman digital. Nggak cuma itu, GOG juga bakal jadi sarangnya game-game baru berjiwa retro. Bahkan, Kiciński sendiri berencana ngerilis beberapa game bikinannya di platform ini pada 2026! Ini sinyal kuat bahwa GOG bakal makin kokoh sebagai penjaga sejarah game dan pejuang kebebasan gamer ke depannya.

Komitmen Terhadap Game CD Projekt Red Tanpa DRM

Pertanyaan yang paling bikin penasaran penggemar: gimana nasib game-game CD Projekt Red yang udah jadi ikon di GOG? Nah, tenang saja! CD Projekt dan Micha Kiciński udah bikin kesepakatan distribusi baru. Perjanjian ini menjamin kalau game-game CD Projekt Red di masa depan, termasuk seri The Witcher dan Cyberpunk, bakal tetap nongol di GOG.com.

Baca Juga:  Kode Spesial Akhir Bulan, Kejutan Skin M4A1, Bundle Keren, dan Emote Menantimu!

Yang paling penting, game-game itu tetap hadir dengan esensi bebas DRM, ciri khas GOG. Jadi, para penggemar tetap bisa beli dan nikmatin game favorit dari CD Projekt tanpa diganggu batasan Digital Rights Management. Komitmen ini nggak cuma ngelestariin tradisi GOG, tapi juga ngejamin gamer bisa terus akses game dengan mudah, sesuai yang mereka hargai selama ini.

Sebuah “Win-Win Solution” Bagi Kedua Pihak

Kalau dilihat-lihat, penjualan GOG.com ini memang kelihatan kayak langkah strategis yang menguntungkan dua belah pihak alias “win-win solution”. Buat CD Projekt, lepasnya GOG berarti mereka bisa fokus total: mengerahkan semua energi, kreativitas, dan duit buat bisnis utama mereka, yaitu bikin game AAA berkualitas tinggi yang bisa bikin pasar global terpukau. Ini jelas berpotensi bikin jadwal pengembangan lebih cepat, kualitas game makin jempolan, dan waralaba mereka makin luas.

Di sisi lain, GOG balik lagi mandiri seutuhnya, di bawah visi si pendiri. Micha Kiciński sekarang bebas berjuang buat filosofi game bebas DRM dan melestarikan game digital, tanpa harus terikat sama struktur korporasi yang lebih gede. Harapannya, ini bakal bikin GOG makin kuat sebagai alternatif unik dan penting di tengah pasar distribusi game digital yang didominasi raksasa-raksasa lain. Jadi, keputusan ini bukan cuma tonggak penting buat CD Projekt dan GOG, tapi juga bisa bawa dampak positif jangka panjang buat para gamer sedunia yang menghargai kebebasan dan warisan digital.

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News dan Saluran WhatsApp Channel

Memuat judul video...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *