AI

Bikin Masa Depan AI Indonesia, Komdigi Ajak Kamu Diskusi Soal Etika!

6
×

Bikin Masa Depan AI Indonesia, Komdigi Ajak Kamu Diskusi Soal Etika!

Sebarkan artikel ini
Bikin Masa Depan AI Indonesia, Komdigi Ajak Kamu Diskusi Soal Etika!
Bikin Masa Depan AI Indonesia, Komdigi Ajak Kamu Diskusi Soal Etika!

Spilltekno – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kominfo) mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut serta menentukan arah pengembangan kecerdasan buatan (AI) di tanah air. Caranya? Dengan memberikan masukan dalam konsultasi publik yang sedang berlangsung. Kominfo ingin memastikan peta jalan (roadmap) AI nasional dan pedoman etikanya sesuai dengan nilai-nilai bangsa.

Kominfo Ajak Masyarakat “Urun Rembuk” Soal AI

Peta Jalan dan Etika AI Dibahas Bersama

Kominfo membuka lebar pintu diskusi untuk menyempurnakan dua dokumen penting: Buku Putih Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional dan Konsep Pedoman Etika Kecerdasan Artifisial. Konsultasi publik ini adalah wadah untuk menjaring ide dan masukan dari berbagai pihak, mulai dari akademisi sampai masyarakat biasa. Tujuannya jelas, agar kebijakan AI yang dihasilkan benar-benar komprehensif, akurat, dan berpihak pada kepentingan kita semua. Kesempatan ini terbuka sampai 22 Agustus 2025.

Kenapa Masukan Masyarakat Penting?

Intinya, Kominfo ingin mendengar langsung dari mereka yang berkecimpung di dunia AI, juga dari masyarakat luas. Mereka sadar, pengembangan AI bukan cuma soal teknologi, tapi juga tentang dampaknya pada sosial, budaya, dan etika. “Kami ingin memastikan AI di Indonesia mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa dan bermanfaat sebesar-besarnya,” ujar seorang pejabat tinggi Kominfo, Jumat (8/8/2025).

Strategi Jelas, Semua Pihak Terlibat

Buku Putih, Panduan Pengembangan AI

Buku Putih Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional adalah “kitab suci”-nya pengembangan AI di Indonesia. Dokumen ini berisi visi, misi, tujuan, dan strategi jangka panjang. Fungsinya sebagai panduan bagi pemerintah dan semua pihak yang berkepentingan untuk mempercepat pemanfaatan AI secara berkelanjutan dan merata. Buku ini juga menyoroti sektor-sektor prioritas yang bisa memanfaatkan AI untuk meningkatkan kinerja.

Baca Juga:  Biar Gaya Makin Keren, 5 Prompt Gemini AI yang Bikin Foto Billiard Kamu Viral!

Gotong Royong Membangun AI

Proses penyusunan Buku Putih ini melibatkan 443 perwakilan dari berbagai kalangan. Ada pemerintah, akademisi, pelaku industri, komunitas, dan media. Keragaman ini penting agar dokumen yang dihasilkan mencerminkan berbagai sudut pandang dan relevan dengan kebutuhan serta tantangan yang dihadapi Indonesia. “Pendekatan kolaboratif ini sangat penting untuk memastikan peta jalan AI kita benar-benar komprehensif dan berkelanjutan,” kata seorang perwakilan dari Asosiasi Industri Digital Indonesia (AIDII).

Etika Jadi Fondasi Pengembangan AI

Pedoman Etika, Jaga AI Tetap “Santun”

Selain peta jalan, Kominfo juga menyusun Konsep Pedoman Etika Kecerdasan Artifisial. Pedoman ini memberikan kerangka kerja etis dalam pengembangan dan penggunaan AI, serta mencegah potensi dampak negatif. Prinsip-prinsip yang dianut antara lain transparansi, akuntabilitas, keadilan, privasi, dan keamanan.

Surat Edaran Menteri Jadi Acuan Awal

Konsep Pedoman Etika ini melengkapi Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 9 Tahun 2023. Surat edaran tersebut berisi imbauan agar semua pihak mematuhi prinsip-prinsip etika dalam pengembangan dan penggunaan AI. Kominfo mencatat, tingkat kepatuhan terhadap surat edaran ini mencapai 75% pada kuartal kedua tahun 2025.

Yuk, Ikut Membentuk Masa Depan AI Indonesia!

Ayo Beri Masukan!

Kominfo mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut memberikan tanggapan dan masukan terhadap Buku Putih Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional dan Konsep Pedoman Etika Kecerdasan Artifisial. Partisipasi kita semua sangat penting agar kebijakan AI yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

Semua Dokumen Bisa Diakses

Untuk memudahkan partisipasi, Kominfo menyediakan tiga dokumen yang bisa diakses dan diunduh secara publik: Rancangan Buku Putih Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional, Rancangan Konsep Pedoman Etika Kecerdasan Artifisial, dan Format Tanggapan. Masyarakat bisa memberikan tanggapan dan masukan melalui email resmi yang telah disediakan. “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berkontribusi dalam membentuk masa depan AI Indonesia yang lebih baik,” pungkas pejabat Kominfo. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk ikut menentukan arah pengembangan AI di Indonesia! Spilltekno

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News dan Saluran WhatsApp Channel

Memuat judul video...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *