Spilltekno – Selama ini Mars selalu dikenal sebagai Planet Merah yang gersang dan monoton. Namun, citra terbaru dari Badan Antariksa Eropa (ESA) telah mengubah pandangan kita secara drastis. Permukaan Mars ternyata menyimpan kejutan warna yang jauh lebih beragam dan memukau.
Gambar-gambar yang dirilis ESA menampilkan lanskap Mars dengan nuansa ungu, merah muda, bahkan merah seperti buah beri. Pemandangan tak biasa ini jauh dari citra gurun merah kecokelatan yang selama ini kita bayangkan. Keindahan warna ini memberikan perspektif baru tentang geologi dan komposisi permukaan Mars.
Fenomena warna-warni ini ditemukan di Thyles Rupes, sebuah tebing es yang megah. Lokasinya berada di dataran tinggi bagian selatan Mars, tidak jauh dari kutub selatan planet tersebut. Area ini menambah daftar panjang keajaiban geografis yang tersembunyi di Mars.
Citra menakjubkan ini berhasil diabadikan oleh wahana Mars Express. Wahana tersebut menggunakan kamera High Resolution Stereo Camera (HRSC) yang canggih. Pengambilan gambar dilakukan pada tanggal 17 Februari 2026, menunjukkan kemampuan teknologi eksplorasi luar angkasa.
Citra asli memiliki resolusi yang sangat detail, yaitu sekitar 65 meter per piksel. Lokasi yang difokuskan berada di sekitar 69 derajat lintang selatan dan 137 derajat bujur timur. Data ini membantu para ilmuwan memahami lebih dalam topografi dan komposisi area tersebut.
Penemuan lanskap ungu ini secara fundamental menantang julukan “Planet Merah.” Mars kini bukan lagi hanya tentang debu besi oksida yang memberikan warna kemerahan. Ada potensi mineral atau komposisi permukaan lain yang menyebabkan variasi warna tersebut. Meskipun penyebab pasti warna ungu ini masih menjadi objek penelitian, kemungkinan besar terkait dengan komposisi mineral atau es di permukaan. Penemuan ini membuka peluang baru untuk memahami sejarah geologi dan kondisi lingkungan Mars. Ini menunjukkan bahwa eksplorasi luar angkasa terus memberikan kejutan tak terduga.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
