Spilltekno – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) baru saja menjadwalkan pertemuan penting dengan dua raksasa media sosial: TikTok dan Meta (induk perusahaan Facebook dan Instagram). Langkah ini langsung memunculkan berbagai pertanyaan di benak publik. Mengingat betapa besar pengaruh media sosial dalam menyebarkan informasi dan membentuk opini, apa sebenarnya yang ingin dibahas pemerintah dengan kedua platform ini?
TikTok dan Meta Dipanggil Kominfo, Soal Apa Ya?
Pemanggilan TikTok dan Meta oleh Kominfo jelas bukan tanpa alasan. Lalu, apa sih yang membuat pemerintah merasa perlu berdiskusi dengan dua platform besar ini? Isu konten apa yang menjadi perhatian utama?
Kenapa Sih TikTok dan Meta Dipanggil?
Kominfo sendiri sudah mengonfirmasi bahwa inti dari pertemuan ini adalah untuk meningkatkan moderasi konten di TikTok dan Meta. Pemerintah ingin memastikan ruang digital di Indonesia tetap sehat dan kondusif untuk semua penggunanya. Jadi, pertemuan nanti akan membahas secara detail bagaimana TikTok dan Meta selama ini melakukan moderasi konten, dan seberapa efektif cara tersebut.
Fokus Utama: Bikin Konten Lebih Bersih
“Pertemuan ini fokusnya untuk membahas dan mengevaluasi bagaimana TikTok dan Meta mengelola konten di platform mereka,” ungkap sumber internal Kominfo, Jumat (29/8/2025). “Kami ingin memastikan mereka punya cara yang ampuh untuk menemukan dan menindak konten negatif yang melanggar aturan di Indonesia.”
Pemerintah menekankan pentingnya kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah dan platform media sosial. Moderasi konten yang baik dianggap sangat penting untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk informasi yang salah, ujaran kebencian, dan konten ilegal lainnya.
Bukan Soal Demo, Lho!
Meskipun isu demonstrasi lagi ramai dibicarakan, Kominfo menegaskan bahwa pemanggilan TikTok dan Meta ini tidak ada hubungannya langsung dengan konten-konten terkait aksi unjuk rasa. Upaya moderasi konten ini adalah agenda rutin yang terus dijalankan dengan berbagai platform media sosial.
“Ini adalah proses yang berkelanjutan, bukan cuma karena ada isu politik tertentu,” jelas sumber tersebut. “Kami rutin berdiskusi dengan platform media sosial untuk membahas berbagai isu terkait konten dan regulasi.”
Konten Apa Saja yang Bikin Pemerintah Resah?
Pemerintah secara spesifik menyoroti beberapa jenis konten yang dianggap bermasalah dan butuh perhatian lebih dari platform media sosial. Misalnya, disinformasi atau berita bohong, ujaran kebencian, penipuan online, dan konten-konten yang melanggar norma dan hukum di Indonesia. Pemerintah berharap platform media sosial bisa lebih proaktif dalam menanggulangi penyebaran konten-konten seperti ini.
Konten Negatif yang Melanggar Aturan
“Kami punya daftar konten yang dianggap negatif dan melanggar aturan,” jelas sumber tersebut. “Contohnya, konten yang mengandung unsur pornografi, kekerasan, perjudian, dan ujaran kebencian.”
Pemerintah berharap TikTok dan Meta bisa meningkatkan kemampuan mereka dalam menemukan dan menghapus konten-konten tersebut dengan cepat dan efektif. Selain itu, pemerintah juga meminta mereka untuk lebih transparan dalam proses moderasi konten.
Contohnya, Soal Judi Online…
Salah satu contoh nyata isu konten yang menjadi perhatian utama adalah maraknya promosi judi online di media sosial. Pemerintah menganggap ini sebagai pelanggaran serius terhadap hukum dan norma yang berlaku di Indonesia. Pemerintah meminta platform media sosial untuk menindak tegas akun-akun yang terlibat dalam promosi judi online.
“Judi online itu isu yang sangat serius,” tegas sumber tersebut. “Kami minta platform media sosial bekerja sama dengan kami memberantas promosi judi online di platform mereka.”
Respons TikTok dan Meta?
Menanggapi pemanggilan ini, perwakilan TikTok dan Meta menyatakan komitmen mereka untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang positif dan bertanggung jawab. Mereka mengakui pentingnya moderasi konten yang efektif dan bersedia terus meningkatkan cara dan teknologi yang digunakan untuk menanggulangi konten negatif.
Janji Akan Terus Kerja Sama dengan Pemerintah
“Kami menghargai kesempatan untuk berdiskusi dengan pemerintah Indonesia dan membahas isu-isu penting terkait moderasi konten,” ujar juru bicara TikTok. “Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam menciptakan lingkungan online yang aman dan positif bagi semua pengguna kami.”
Meta juga menyampaikan pernyataan serupa, menekankan komitmen mereka untuk melindungi pengguna dari konten berbahaya dan melanggar hukum. Perusahaan tersebut menyatakan bahwa mereka terus berinvestasi dalam teknologi dan sumber daya manusia untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengidentifikasi dan menindak konten-konten negatif.
Pesan Pemerintah: Hati-hati dengan Disinformasi!
Seiring dengan perkembangan teknologi dan penyebaran informasi yang semakin cepat, pemerintah mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi. Pemerintah juga menekankan pentingnya peran aktif platform media sosial dalam menanggulangi penyebaran disinformasi dan berita bohong (hoaks) yang bisa meresahkan masyarakat.
Lindungi Diri dari Konten yang Bikin Resah
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu kritis terhadap informasi yang diterima dan tidak mudah percaya pada berita-berita yang tidak jelas sumbernya,” ujar juru bicara Kominfo. “Masyarakat juga bisa melaporkan konten-konten negatif atau mencurigakan kepada platform media sosial atau kepada pemerintah.”
Pemerintah berharap, dengan partisipasi aktif masyarakat, ruang digital bisa menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua orang.
Platform Media Sosial Juga Harus Aktif!
Pemerintah juga menekankan pentingnya peran aktif platform media sosial dalam memerangi disinformasi. Pemerintah meminta mereka untuk meningkatkan upaya dalam memverifikasi informasi dan melabeli konten-konten yang berpotensi menyesatkan. Selain itu, pemerintah juga meminta platform media sosial untuk meningkatkan transparansi dalam algoritma mereka agar pengguna bisa memahami bagaimana informasi disajikan kepada mereka.
Pertemuan antara Kominfo dengan TikTok dan Meta diharapkan bisa menghasilkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan moderasi konten dan menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan bertanggung jawab di Indonesia. Pemerintah akan terus memantau perkembangan ini dan akan mengambil tindakan tegas jika ditemukan pelanggaran terhadap regulasi yang berlaku. Spilltekno
Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News dan Saluran Whatsapp Channel