Spilltekno – Gelaran MPL ID S17 pekan kedua kembali menyajikan drama tak terduga bagi para penggemar esports. Salah satu tim raksasa, RRQ Hoshi, harus menelan pil pahit kekalahan beruntun. Hasil ini menempatkan mereka di posisi juru kunci klasemen sementara.
Pada pertandingan krusial 5 April 2026, RRQ Hoshi berhadapan dengan Team Liquid ID. Duel sengit ini berlangsung di XO Hall MPL Arena Jakarta Barat. Sayangnya, sang Raja dari Segala Raja harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 0-2.
Format pertandingan yang digunakan adalah Best of 3 (Bo3), memberikan kesempatan untuk saling beradaptasi. Setiap game menjadi penentu poin penting dalam perebutan posisi di klasemen. Atmosfer arena dipenuhi sorak sorai pendukung kedua tim yang memadati lokasi.
Sejak awal game pertama, RRQ Hoshi tampak kesulitan menemukan ritme permainan terbaik mereka. Team Liquid ID berhasil menguasai alur pertandingan dengan strategi matang. Para pemain RRQ Hoshi terlihat tertekan dan tidak mampu mengembangkan inisiatif.
Kendali penuh di tangan Team Liquid ID membuat mereka leluasa mengamankan objektif penting. Rotasi dan teamfight yang rapi menjadi kunci dominasi mereka. Keunggulan gold dan turret cepat terkumpul, mempersulit RRQ Hoshi untuk bangkit.
Kekalahan 0-2 ini tentu menjadi pukulan berat bagi mental para pemain RRQ Hoshi. Mereka kini harus berjuang lebih keras untuk mengejar ketertinggalan di pekan-pekan berikutnya. Posisi juru kunci adalah sesuatu yang jarang dialami oleh tim sekelas RRQ Hoshi.
Tantangan besar menanti RRQ Hoshi untuk membalikkan keadaan di sisa Regular Season. Evaluasi mendalam pastinya akan dilakukan oleh tim pelatih dan manajemen. Para penggemar setia tentu berharap sang Raja bisa segera menemukan performa terbaiknya.
Perjalanan MPL ID S17 masih sangat panjang dan penuh kejutan. Setiap pertandingan di pekan selanjutnya akan menjadi penentu nasib tim-tim peserta. Jangan lewatkan setiap momen seru dan mendebarkan dari turnamen esports terbesar ini.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
