Spilltekno – Sebuah studi terbaru mengungkap fakta mengejutkan dari Sungai Mekong. Ikan raksasa yang menjadi ikon sungai tersebut kini mengalami penyusutan ukuran secara mengkhawatirkan. Fenomena ini memicu kekhawatiran serius di kalangan para ilmuwan dunia.
Beberapa spesies ikan raksasa, seperti lele raksasa Mekong, menjadi sorotan utama dalam penelitian ini. Mereka telah dipelajari selama periode yang lebih panjang, menunjukkan penurunan signifikan. Ukuran tubuh mereka dilaporkan berkurang hingga 40% hanya dalam tujuh tahun terakhir.
Lebih lanjut, data menunjukkan lele raksasa Mekong mengalami penurunan berat badan drastis. Beratnya menyusut 55% dalam rentang waktu 25 tahun terakhir. Rata-rata berat ikan ini turun dari 180 kg menjadi hanya 80 kg saja.
Ahli biologi Ngor Peng Bun, salah satu peneliti, memiliki pengalaman tak terlupakan. Ia pernah membantu menangkap lele raksasa pada tahun 2000. Saat itu, ikan tersebut memiliki bobot luar biasa mencapai 270 kg.
Peng Bun mengaku ukuran ikan itu sangat masif dan membekas di ingatannya. Lele raksasa tersebut bahkan hampir saja membalikkan perahu yang mereka gunakan. Pengalaman ini menunjukkan betapa jauhnya perbedaan ukuran ikan raksasa Mekong masa kini.
Penurunan ukuran ini bukan hanya sekadar angka statistik semata. Ini adalah indikator jelas adanya tekanan besar terhadap ekosistem Sungai Mekong. Ancaman kepunahan kini semakin nyata bagi makhluk air tawar terbesar di dunia ini.
Para ilmuwan kini mendesak adanya tindakan konservasi yang lebih agresif. Tanpa intervensi serius, kita berisiko kehilangan spesies ikonik ini selamanya. Perlindungan habitat dan mitigasi faktor penyebab menjadi sangat krusial.
Perubahan drastis pada lele raksasa Mekong harus menjadi peringatan bagi kita semua. Kesehatan sungai dan keanekaragaman hayatinya sangat bergantung pada upaya pelestarian. Mari bersama menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
