Spilltekno – Kabar mengejutkan datang dari atmosfer Bumi yang kini menunjukkan peningkatan kadar metana secara drastis. Sejak tahun 2020, konsentrasi gas rumah kaca ini telah melonjak mencapai rekor tertinggi dalam sejarah pengukuran modern. Lonjakan ini bukan sekadar angka statistik, melainkan sebuah peringatan serius bagi masa depan planet kita.
Metana, meski sering terlupakan, memiliki potensi pemanasan global yang luar biasa dahsyat. Daya pemanasannya puluhan kali lebih kuat dibandingkan karbon dioksida dalam jangka pendek. Ini berarti bahwa setiap molekul metana memberikan dampak signifikan terhadap suhu global dalam waktu singkat.
Lonjakan kadar metana secara langsung berimplikasi pada percepatan pemanasan global yang mengkhawatirkan. Cuaca ekstrem diprediksi akan semakin memburuk dan sering terjadi di berbagai belahan dunia. Perubahan iklim yang kita saksikan saat ini bisa terjadi jauh lebih cepat dari perkiraan para ilmuwan sebelumnya.
Studi terbaru mengungkap dua pemicu utama di balik lonjakan metana yang mengkhawatirkan ini. Pertama, kemampuan alami atmosfer untuk menghancurkan metana ternyata telah melemah secara signifikan. Kedua, emisi metana dari lahan basah dan sektor pertanian di wilayah tropis mengalami peningkatan tajam.
Wilayah tropis, dengan ekosistem lahan basah dan aktivitas pertaniannya, menjadi kontributor utama emisi ini. Proses alami pembusukan materi organik di lahan basah menghasilkan metana dalam jumlah besar. Sementara itu, praktik pertanian tertentu, seperti budidaya padi dan peternakan, juga melepaskan gas ini ke atmosfer.
Jika tren peningkatan metana ini terus berlanjut tanpa kendali, dampaknya akan semakin parah. Fenomena ini dapat memperkuat apa yang disebut sebagai umpan balik iklim atau climate feedback. Artinya, Bumi akan semakin hangat dan kondisi iklim global menjadi lebih tidak stabil secara keseluruhan.
Temuan penting ini bukan isapan jempol belaka, melainkan hasil analisis data atmosfer global yang komprehensif. Para ilmuwan telah mengumpulkan dan menganalisis data hingga tahun 2023. Penelitian mendalam ini kemudian dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bergengsi, Science, menegaskan urgensi masalah ini.
Situasi ini menuntut perhatian serius dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga individu. Upaya mitigasi emisi metana harus segera ditingkatkan untuk mencegah dampak terburuk yang mungkin terjadi. Memahami dan bertindak atas krisis metana ini adalah kunci untuk menjaga keberlanjutan planet kita.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
