Scroll untuk baca artikel
AI

Korban Metaverse Ambisi AI Zuckerberg Hantam Karyawan Meta

0
×

Korban Metaverse Ambisi AI Zuckerberg Hantam Karyawan Meta

Sebarkan artikel ini
Korban Metaverse Ambisi AI Zuckerberg Hantam Karyawan Meta
Korban Metaverse Ambisi AI Zuckerberg Hantam Karyawan Meta

Spilltekno – Gelombang pemutusan hubungan kerja kembali melanda raksasa teknologi Meta. Langkah ini terjadi seiring fokus Mark Zuckerberg yang kini beralih penuh ke pengembangan kecerdasan buatan. Transformasi strategis perusahaan memiliki dampak signifikan terhadap karyawannya.

Laporan terbaru menyebutkan sekitar 700 karyawan Meta harus kehilangan pekerjaan mereka. Angka ini memang terbilang kecil jika dibandingkan total 78.000 tenaga kerja global perusahaan. Namun, keputusan ini tetap menimbulkan pertanyaan besar tentang arah masa depan Meta.

Mayoritas karyawan yang terdampak PHK ini berasal dari unit Reality Labs. Unit tersebut merupakan divisi yang bertanggung jawab penuh dalam pembangunan ambisius “Metaverse” Meta. Ini mengindikasikan adanya pergeseran prioritas yang sangat jelas di tubuh perusahaan.

Proyek Metaverse yang digadang-gadang Zuckerberg ternyata gagal total di pasaran. Konsep realitas virtualnya tidak mampu menarik minat pengguna secara masif. Bahkan Metaverse jauh dari harapan untuk menggantikan interaksi fisik di dunia nyata.

Kegagalan proyek ambisius ini juga menimbulkan kerugian finansial yang sangat fantastis. Reality Labs dilaporkan telah menelan biaya sekitar USD 80 miliar tanpa hasil yang berarti. Angka kerugian ini menjadi bukti nyata dari tantangan besar yang dihadapi Meta.

PHK di unit Reality Labs bukanlah hal baru bagi perusahaan. Januari lalu, Meta telah memecat sekitar 10 persen atau 1.500 karyawan dari divisi yang sama. Pola ini menunjukkan adanya restrukturisasi berkelanjutan dalam menghadapi kenyataan pahit Metaverse.

Kini, Meta tampak bimbang menentukan nasib keseluruhan proyek Reality Labs. Ada spekulasi kuat bahwa perusahaan mungkin akan menutup total divisi tersebut. Keputusan ini akan menandai akhir dari salah satu proyek paling ambisius namun juga paling mahal dalam sejarah Meta.

Baca Juga:  Bikin Foto Pre-Wedding Romantis Gak Pake Ribet? Gemini AI Jawabannya!

Pergeseran fokus ke AI menunjukkan upaya Meta untuk menemukan mesin pertumbuhan baru. Mark Zuckerberg tampaknya belajar dari kesalahan investasi besar di Metaverse. Masa depan Meta kini sangat bergantung pada keberhasilan inovasi di bidang kecerdasan buatan.

Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno

Memuat judul video...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *