Spilltekno –
Ekspansi Regional ITSEC Asia: Go Global!
Permintaan akan keamanan siber kayaknya nggak ada matinya. Ini nih yang jadi alasan utama ITSEC Asia pengen melebarkan sayapnya. Selain makin kuat di Indonesia, mereka sekarang lagi nambah amunisi di Australia dan Singapura. Bahkan, mereka juga mulai merambah Uni Emirat Arab (UEA) dan Mauritius. Wah, ambisinya gede juga ya!
Australia, Singapura, UEA, dan Mauritius Jadi Incaran
“Fokus kami itu nggak cuma nambah cuan, tapi juga bangun hubungan yang kuat dan bisa dipercaya di berbagai negara,” kata Patrick Dannacher, Presiden Direktur & CEO PT ITSEC Asia Tbk, kasih bocoran. Menurutnya, kombinasi keahlian teknologi dari Indonesia dan kehadiran mereka di Timur Tengah, Afrika, dan Asia Pasifik bikin ITSEC Asia jadi mitra yang oke banget buat keamanan siber dan AI. Jadi, ke mana pun klien mereka pergi buat transformasi digital, ITSEC Asia siap jagain. Langkah ini jelas strategis banget buat nambah jangkauan pasar sekaligus bikin nama ITSEC Asia makin dikenal dunia.
Strategi Produk: Andalkan AI!
Sekarang, strategi produk ITSEC Asia itu fokusnya ke operasi keamanan yang didukung AI. Mereka juga punya deteksi ancaman tingkat lanjut dan layanan yang bisa disesuaikan sama kebutuhan sektor yang diatur dan infrastruktur penting. Jadi, solusi yang mereka kasih bisa lebih efektif dan efisien buat ngadepin tantangan keamanan siber yang makin rumit. Pengembangan produk berbasis AI ini emang jadi jawaban buat ancaman siber yang makin canggih dan berubah-ubah.
Cybersecurity & AI Summit 2026: Jakarta Bakal Jadi Pusat Perhatian
Sebagai bagian dari rencana regional yang ambisius, ITSEC Asia udah resmi umumkan Cybersecurity & AI Summit 2026 yang bakal digelar di Jakarta September tahun depan. Konferensi ini dirancang buat jadi tempat kumpulnya para pemimpin teknologi, regulator, Chief Information Security Officer (CISO), dan pembuat kebijakan di kawasan regional. Mereka bakal ngobrolin ancaman siber generasi terbaru, mulai dari serangan otonom berbasis AI sampai dampak quantum computing. Seru nih!
Jakarta Jadi Tempat Nongkrongnya Para Pembahas Risiko Siber
“Risiko keamanan siber itu udah bukan cuma urusan teknis, tapi juga jadi diskusi penting di level pimpinan perusahaan dan pembuat kebijakan,” ujar Dannacher. Lewat Cybersecurity & AI Summit 2026, ITSEC Asia pengen bikin Jakarta jadi pusat diskusi, tempat para pengambil keputusan bisa menghubungkan teknologi, regulasi, dan investasi secara strategis buat dukung pertumbuhan digital yang berkelanjutan. Milih Jakarta sebagai lokasi summit juga nunjukkin kepercayaan ITSEC Asia sama potensi Indonesia sebagai pemain kunci di ekosistem digital global.
Siapa Saja yang Bakal Hadir di Summit 2026?
Summit 2026 ini janjiin jajaran pembicara internasional dari berbagai bidang, termasuk inovator teknologi, pakar keamanan siber global, dan ahli kebijakan digital. Targetnya, ada lebih dari 500 peserta dari berbagai negara yang ikutan. Ini kesempatan bagus banget buat networking para profesional di bidang keamanan siber dan AI. Harapannya, summit ini bisa ngasilin solusi inovatif dan strategi kolaboratif buat ngatasin tantangan keamanan siber di era digital.
SheCure Digital: Lindungi Perempuan di Dunia Maya
Nggak cuma fokus sama bisnis dan teknologi, ITSEC Asia juga nunjukkin komitmennya lewat program CSR bernama SheCure Digital. Program ini bertujuan buat ningkatin kesadaran dan kasih pelatihan ke perempuan tentang cara ngelindungin diri dari ancaman keamanan digital, kayak peretasan akun media sosial, penipuan online, dan pelecehan siber. Keren!
SheCure Digital ini ngadain serangkaian lokakarya dan seminar secara online maupun offline. Materinya dirancang khusus buat kebutuhan perempuan di berbagai lapisan masyarakat. Program ini juga ngelibatin para ahli keamanan siber perempuan sebagai mentor dan fasilitator. Mereka kasih inspirasi dan dukungan ke peserta buat jadi agen perubahan di komunitas masing-masing.
“Kami percaya perempuan punya peran penting buat nyiptain ruang digital yang aman dan inklusif,” kata Manajer CSR ITSEC Asia. “Lewat SheCure Digital, kami pengen berdayakan perempuan dengan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhin buat ngelindungin diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitar mereka.”
Inisiatif SheCure Digital ini jadi bukti nyata ITSEC Asia dukung kesetaraan gender dan nyiptain lingkungan digital yang lebih aman buat semua. Program ini sejalan sama komitmen perusahaan buat berkontribusi positif ke masyarakat dan bangun masa depan digital yang lebih baik.
Dengan semua langkah strategis ini, ITSEC Asia nunjukkin ambisinya buat jadi pemimpin regional di bidang keamanan siber dan AI. Ekspansi ke pasar baru, ngadain konferensi internasional, dan luncurin program CSR nunjukkin komitmen perusahaan buat nggak cuma ngejar pertumbuhan bisnis, tapi juga ngasih kontribusi positif buat masyarakat dan ekosistem digital. Kita lihat aja nanti, apakah ITSEC Asia beneran bisa wujudin visinya yang ambisius ini!
Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News dan Saluran WhatsApp Channel
