Spilltekno – Dokumen mengejutkan Jeffrey Epstein kembali terungkap ke publik. Pelaku kejahatan seksual ini ternyata pernah mencari perawatan medis. Ia diduga berkaitan dengan kondisi Klinefelter Syndrome yang serius.
Sebuah surat dari Department of Justice Amerika Serikat membeberkan informasi ini. Surat tersebut berasal dari dokter urologi Peter N Schiegel. Schiegel mengonfirmasi bahwa Epstein membutuhkan perawatan lanjutan.
Surat bertanggal 19 April 2019 itu secara spesifik menyebut beberapa masalah kesehatan. Epstein mencari penanganan untuk pengobatan seksual dan perawatan reproduksi pria. Kondisi Klinefelter Syndrome menjadi salah satu fokus utama yang disebutkan.
Lalu, apa sebenarnya Klinefelter Syndrome itu yang membuat Epstein mencari bantuan medis? Ini adalah kondisi genetik langka yang hanya menyerang pria. Penderitanya memiliki kromosom X tambahan, yaitu XXY bukan XY normal.
Ciri-ciri Klinefelter Syndrome sangat bervariasi pada setiap individu. Biasanya, penderita mengalami pertumbuhan testis yang lebih kecil dari rata-rata. Hal ini seringkali menyebabkan masalah kesuburan atau kemandulan.
Selain itu, penderita mungkin memiliki otot yang kurang berkembang dan tinggi badan di atas rata-rata. Beberapa juga mengalami masalah dalam belajar dan berbicara. Gejala ini seringkali baru terdeteksi saat pubertas atau dewasa.
Penanganan untuk Klinefelter Syndrome berfokus pada manajemen gejala dan peningkatan kualitas hidup. Terapi penggantian hormon testosteron seringkali direkomendasikan untuk mengatasi beberapa masalah. Konseling dan dukungan medis sangat penting bagi penderitanya.
Terungkapnya pencarian dokter Epstein untuk kondisi ini menambah dimensi baru pada kasusnya. Ini menunjukkan bahwa ia juga menghadapi tantangan kesehatan pribadi yang kompleks. Informasi ini membuka diskusi lebih lanjut tentang kondisi medis langka.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno