Spilltekno – MediaTek Dimensity 6400 lagi jadi buah bibir nih di kalangan pecinta gadget. Banyak yang penasaran, sehebat apa sih chipset ini, dan kira-kira setara dengan Snapdragon yang mana ya? Nah, di sini kita bakal bedah tuntas Dimensity 6400, bandingin sama jajaran Snapdragon yang selevel, plus cari tahu apa aja sih kelebihan dan kekurangannya.
Spesifikasi dan Jeroan MediaTek Dimensity 6400
Arsitektur dan Proses Pembuatan
Dimensity 6400 ini adalah otak dari ponsel (atau istilah kerennya System-on-a-Chip atau SoC) yang berbasis ARM. Yang bikin menarik, chipset ini diproduksi oleh TSMC, pabrikan semikonduktor raksasa asal Taiwan, dengan teknologi fabrikasi 6nm. Proses pembuatan ini krusial banget, karena nentuin seberapa hemat daya dan seberapa ngebut performa chipsetnya. Gampangnya, makin kecil angka nanometer, makin irit dan bertenaga tuh chipset. Nah, dengan fabrikasi 6nm, Dimensity 6400 ini udah cukup oke lah di kelasnya.
CPU dan GPU: Otak dan Ototnya Chipset
Soal dapur pacu, Dimensity 6400 ini punya delapan inti alias octa-core. Konfigurasinya dibagi dua: ada dua inti performa tinggi ARM Cortex-A76 yang clock speed-nya bisa sampai 2.5 GHz. Inti A76 ini yang kerja keras buat ngangkat tugas-tugas berat, kayak main game atau buka aplikasi yang butuh banyak daya. Nah, buat tugas-tugas ringan kayak browsing atau buka media sosial, ada enam inti hemat daya ARM Cortex-A55 dengan clock speed sampai 2.0 GHz. Jadi, kombinasi ini tujuannya biar seimbang antara performa dan hemat baterai.
Urusan grafis diserahin ke GPU ARM Mali-G57 MP2. GPU ini sanggup nampilin gambar dengan resolusi sampai 2520 x 1080 piksel (alias Full HD+) dan refresh rate sampai 120 Hz. Kebayang kan, visualnya bakal mulus banget dan responsif.
RAM, Memori, dan Konektivitas: Pendukung Performa
Dimensity 6400 ini dukung RAM LPDDR4x dengan kecepatan 2133 MHz. RAM jenis ini transfer datanya lebih ngebut dibanding LPDDR4 biasa, jadi aplikasi bisa jalan lebih lancar. Buat penyimpanan internal, standarnya UFS 2.2. Nah, UFS 2.2 ini juga lebih cepat baca dan tulis datanya dibanding eMMC, jadi booting dan loading aplikasi juga lebih sat set.
Soal konektivitas, Dimensity 6400 udah support jaringan 5G dual (Sub6) dengan kecepatan unduh teoritis sampai 3.3 GBit/s. Selain itu, ada juga Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.2. Dengan 5G, bisa internetan super ngebut di area yang kejangkau jaringan 5G. Wi-Fi 5 nawarin koneksi nirkabel yang stabil dan cepat, sementara Bluetooth 5.2 bikin koneksi nirkabel lebih efisien dan stabil buat perangkat audio dan aksesori lainnya.
Dimensity 6400: Selevel Snapdragon yang Mana Sih?
Snapdragon 4 Gen 2: Rival yang Setara
Setelah ngulik spesifikasinya, pertanyaan selanjutnya adalah: Dimensity 6400 ini setara sama Snapdragon yang mana? Nah, salah satu rival terdekatnya adalah Snapdragon 4 Gen 2. Chipset ini juga kelas menengah dari Qualcomm yang emang dirancang buat smartphone. Dua chipset ini nyasar segmen pasar yang sama, yaitu perangkat yang harganya terjangkau tapi performanya tetap oke. Jadi, gimana perbandingannya?
Apa yang Bikin Dimensity 6400 Lebih Unggul dari Snapdragon 4 Gen 2?
Soal Performa
Walaupun sama-sama di kelas menengah, Dimensity 6400 punya beberapa keunggulan dibanding Snapdragon 4 Gen 2, terutama soal performa. Dari hasil benchmark, Dimensity 6400 biasanya dapet skor yang sedikit lebih tinggi di pengujian CPU, terutama buat tugas-tugas multi-core. Ini karena konfigurasi CPU yang dipakai di Dimensity 6400. Dengan dua inti Cortex-A76 yang lebih bertenaga, Dimensity 6400 lebih jago buat ngadepin tugas-tugas berat.
“Dari pengujian yang kami lakukan, Dimensity 6400 nunjukkin performa yang sedikit lebih unggul dibanding Snapdragon 4 Gen 2 di pengujian benchmark sintetis,” kata Arya, seorang pengamat teknologi dari media online. “Tapi, perbedaan ini mungkin nggak terlalu kerasa dalam penggunaan sehari-hari.”
Hemat Baterai?
Selain performa, hemat daya juga penting banget pas milih chipset. Nah, di sini Dimensity 6400 juga unggul. Walaupun performanya sedikit lebih tinggi, Dimensity 6400 cenderung lebih hemat daya. Artinya, ponsel yang pakai Dimensity 6400 mungkin punya daya tahan baterai yang sedikit lebih baik dibanding yang pakai Snapdragon 4 Gen 2. Ini karena fabrikasi 6nm yang dipakai di Dimensity 6400. Fabrikasi yang lebih kecil bikin daya jadi lebih efisien.
Fitur Tambahan yang Bikin Ngiler
Selain performa dan hemat daya, Dimensity 6400 juga punya beberapa fitur tambahan yang mungkin nggak ada di Snapdragon 4 Gen 2. Salah satunya, dukungan buat teknologi MediaTek HyperEngine. Teknologi ini ngoptimalin performa gaming dengan ngatur sumber daya sistem secara cerdas. Selain itu, Dimensity 6400 juga dukung teknologi MediaTek MiraVision yang ningkatin kualitas tampilan layar.
Tapi, Snapdragon 4 Gen 2 juga punya keunggulan sendiri, terutama soal dukungan software dan ekosistem. Qualcomm udah punya reputasi bagus dalam hal ngasih update software dan dukungan teknis buat chipset mereka. Ini bisa jadi pertimbangan penting buat sebagian pengguna.
Intinya, MediaTek Dimensity 6400 ini chipset yang kompetitif banget di kelasnya. Dia nawarin performa yang oke, hemat daya, dan beberapa fitur tambahan yang menarik. Walaupun Snapdragon 4 Gen 2 jadi rival utama, Dimensity 6400 punya beberapa keunggulan yang bikin dia jadi pilihan menarik buat yang nyari smartphone terjangkau tapi tetap pengen performa yang bagus. Perkembangan teknologi chipset terus berlanjut, dan persaingan antara MediaTek dan Qualcomm bakal makin ketat di masa depan. Kita sebagai pengguna sih yang diuntungin, karena makin banyak pilihan chipset dengan performa dan fitur yang makin canggih.
Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News dan Saluran WhatsApp Channel
