Tips

Bikin iPad Ramah Anak, Aman dan Nyaman Buat Si Kecil!

5
×

Bikin iPad Ramah Anak, Aman dan Nyaman Buat Si Kecil!

Sebarkan artikel ini
Bikin iPad Ramah Anak, Aman dan Nyaman Buat Si Kecil!
Bikin iPad Ramah Anak, Aman dan Nyaman Buat Si Kecil!

Spilltekno – iPad kini bukan sekadar alat hiburan, melainkan juga jadi sarana belajar dan bermain yang digandrungi anak-anak. Sayangnya, di balik segudang manfaatnya, akses tanpa batas ke dunia digital juga menyimpan potensi risiko. Mulai dari paparan konten yang belum pantas, waktu layar berlebihan, sampai pembelian tak sengaja bisa jadi masalah. Nah, untungnya Apple sudah membekali perangkat iPad dengan berbagai fitur kontrol orang tua yang canggih. Fitur-fitur ini dirancang khusus buat para orang tua, biar si kecil bisa menjelajahi dunia maya dengan aman, nyaman, dan tetap dalam pengawasan yang tepat.

Spilltekno

Kenapa Kontrol Orang Tua Itu Penting Banget buat iPad Anak?

Di zaman serba digital ini, rasanya mustahil menghindari anak dari internet dan berbagai aplikasi. Tapi, kalau tanpa pengawasan yang pas, bahayanya juga enggak main-main. Anak-anak bisa saja enggak sengaja lihat konten dewasa, kekerasan, atau materi lain yang jauh dari usia mereka. Bukan cuma itu, penggunaan gawai yang kebablasan juga bisa memicu kecanduan, bikin tidur berantakan, dan waktu buat main di luar atau ngobrol langsung sama teman jadi berkurang drastis. Yang bikin pusing kepala, sering juga ada kasus anak tak sengaja beli-beli di dalam aplikasi (in-app purchases) yang berujung ke tagihan membengkak.

“Di tengah gempuran informasi digital, orang tua itu perannya kayak ‘satpam’ utama,” kata Dr. Anindita Sari, seorang Pakar Keamanan Siber Anak dari Pusat Studi Literasi Digital. “Kontrol orang tua bukan berarti melarang semuanya, lho. Justru ini tentang membimbing anak biar bisa pakai teknologi dengan sehat dan produktif sejak dini, sekaligus membangun fondasi literasi digital yang kuat.”

Langkah Paling Awal: Bikin Apple ID Sendiri Buat Si Kecil

Kunci utama supaya kita bisa mengontrol penggunaan iPad oleh anak adalah dengan membuatkan Apple ID khusus untuk mereka. Apple ID ini enggak cuma ngasih akses ke layanan Apple kayak iCloud, App Store, atau iMessage, tapi juga bikin akun mereka otomatis diawasi oleh kita sebagai orang tua. Bahkan, kalau anak masih di bawah 13 tahun, Apple mewajibkan pembuatan Apple ID-nya lewat akun orang tua.

Baca Juga:  10 Cara Mudah Menghapus Objek di Foto Tanpa Aplikasi: Simpel dan Praktis!

Caranya gampang banget kok. Kita bisa langsung mulai dari iPhone atau iPad sendiri. Tinggal masuk ke menu “Pengaturan”, lalu pilih “Keluarga”, dan lanjut ke “Buat Akun Anak”. Di sini, kita akan diminta mengisi nama dan tanggal lahir anak, lalu konfirmasi persetujuan pakai kata sandi Apple ID kita. Kalau si kecil sudah punya Apple ID duluan, kita bisa undang dia buat gabung ke grup keluarga kita, biar tetap dalam pengawasan. Langkah pertama ini penting banget, biar semua kegiatan digital anak bisa kita pantau dan atur sesuai kebutuhan.

Pengawasan Maksimal dengan Fitur Berbagi Keluarga (Family Sharing)

Setelah Apple ID khusus anak beres, langkah berikutnya yang enggak kalah penting adalah mengaktifkan fitur Berbagi Keluarga atau yang sering disebut Family Sharing. Fitur ini bisa dibilang otaknya sistem pengawasan Apple, jadi semacam pusat kendali buat semua perangkat Apple di keluarga kita. Family Sharing bukan cuma bantu orang tua ngatur aktivitas anak, tapi juga nawarin banyak kemudahan lain, lho. Misalnya, kita bisa berbagi langganan Apple Music, pakai penyimpanan iCloud bareng, sampai bagi-bagi pembelian aplikasi ke sesama anggota keluarga. Singkatnya, dengan Family Sharing, kita punya pandangan penuh dan kendali atas apa saja yang boleh diakses atau diunduh anak.

Kontrol Pengeluaran Lewat Fitur Minta Izin Membeli

Di antara semua fitur Family Sharing, “Minta Izin Membeli” (Ask to Buy) ini jadi salah satu yang paling vital. Fitur ini ampuh banget buat mencegah tagihan tak terduga dari App Store atau pembelian di dalam aplikasi. Jadi gini, setiap kali si kecil mau unduh aplikasi (gratis atau berbayar) atau melakukan transaksi di dalam aplikasi, notifikasi akan langsung nongol di gawai kita sebagai orang tua. Dari situ, kita bisa cek dulu permintaannya, baru deh kita putuskan mau setuju atau enggak. “Fitur Minta Izin Membeli ini ibaratnya juru selamat bagi banyak orang tua,” terang Ibu Ratna Wijaya, Pendiri Komunitas Orang Tua Cerdas Digital. “Bayangin aja, data bilang lebih dari 40% keluhan soal transaksi digital anak itu berhasil dicegah berkat fitur ini. Jadi, dompet kita juga aman, hati pun tenang.”

Baca Juga:  Does Acer Aspire 3 Have Backlight? Begini Cara Cek dan Faktanya!

Atur Batasan Penggunaan dengan Fitur Waktu Layar

Selain urusan belanja, durasi pemakaian perangkat juga jadi bagian krusial dalam pengawasan digital. Lewat fitur Waktu Layar (Screen Time) di iPad, kita bisa pasang batas jelas berapa lama anak boleh pakai gawai setiap hari, dan aplikasi apa saja yang boleh mereka buka. Kita bahkan bisa atur “Waktu Henti” (Downtime), yaitu periode di mana hanya aplikasi tertentu yang diizinkan (misalnya aplikasi belajar) dan panggilan telepon dari kontak pilihan saja yang bisa diakses.

Enggak cuma itu, Waktu Layar juga memungkinkan kita bikin “Batas Aplikasi” buat kategori tertentu, contohnya game atau media sosial. Jadi, anak cuma bisa main game selama satu jam sehari, misalnya. Fitur ini juga punya pengaturan pembatasan komunikasi, biar anak cuma bisa ngobrol sama kontak yang sudah kita setujui, dan aman dari orang asing. “Membuat batasan waktu layar yang terukur itu penting banget buat kesehatan fisik dan mental anak,” ujar Prof. Budi Santoso, Psikolog Anak dari Universitas Ganesha. “Ini bisa mencegah mata cepat lelah, gangguan tidur, dan mendorong mereka buat melakukan aktivitas non-digital lainnya, biar hidupnya lebih seimbang.”

Lindungi Anak dengan Batasan Konten dan Pengaturan Privasi

Untuk urusan privasi, fitur ini juga mencegah anak mengubah pengaturan sistem penting di perangkat mereka, seperti ganti akun, data seluler, atau bahkan kode sandi. Ini penting banget buat mengurangi risiko anak enggak sengaja mengubah setelan keamanan atau tanpa sadar membagikan informasi pribadi. Dengan semua pengaturan ini, iPad bisa jadi alat belajar dan hiburan yang benar-benar aman, jauh dari konten berbahaya atau risiko data bocor.

Kesimpulan: iPad Aman, Anak pun Nyaman!

Mengizinkan anak pakai iPad sebenarnya enggak perlu jadi sumber kekhawatiran yang berlebihan, kok. Dengan memanfaatkan secara maksimal fitur-fitur kontrol orang tua dari Apple – mulai dari bikin Apple ID khusus anak, mengaktifkan Family Sharing, sampai mengatur Waktu Layar serta Pembatasan Konten dan Privasi – kita bisa punya kendali penuh atas pengalaman digital si kecil. Pendekatan ini bukan cuma ngelindungin anak dari berbagai bahaya online, tapi juga ngedidik mereka tentang cara pakai teknologi yang bertanggung jawab dan cerdas. Jadi, intinya, dengan pengaturan yang pas, iPad bisa jadi perangkat yang aman, nyaman, dan pastinya mendukung proses belajar anak secara positif di tengah perkembangan dunia digital yang makin pesat.

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News dan Saluran WhatsApp Channel

Memuat judul video...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *