Spilltekno – Misi Artemis II siap mengukir sejarah baru dalam penjelajahan luar angkasa. Pada 1 April 2026, empat astronaut akan terbang mengelilingi Bulan dalam perjalanan 10 hari. Ini menandai kembalinya manusia ke ruang angkasa jauh setelah lebih dari lima dekade.
Terakhir kali manusia menjelajah ruang angkasa jauh adalah melalui Apollo 17 pada tahun 1972. Misi Artemis II akan memecah keheningan panjang yang berlangsung sejak era program Apollo berakhir. Perjalanan ini menunjukkan kemajuan luar biasa dalam bidang astronautika modern.
Awak pesawat Artemis II terdiri dari Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen. Christina Koch akan menjadi perempuan pertama yang mencapai ruang angkasa jauh. Victor Glover juga akan mencetak sejarah sebagai orang kulit hitam pertama yang melakukan perjalanan serupa.
Perbedaan teknologi antara kapsul Apollo dan pesawat ruang angkasa Orion Artemis II sangatlah signifikan. Setelah 50 tahun, sistem navigasi dan komunikasi telah mengalami revolusi besar. Pesawat Orion dirancang dengan kemampuan yang jauh lebih canggih dan aman.
Sistem onboard Orion kini mengintegrasikan kecerdasan buatan dan otomatisasi tingkat tinggi. Hal ini meningkatkan efisiensi operasional dan juga faktor keamanan astronaut. Desain material dan perlindungan radiasi juga jauh lebih mutakhir dibandingkan generasi sebelumnya.
Misi Artemis II bukan sekadar mengelilingi Bulan, melainkan bagian dari program jangka panjang NASA. Program Artemis bertujuan membangun kehadiran manusia berkelanjutan di Bulan dan Mars. Fokusnya bergeser dari sekadar kunjungan singkat menjadi eksplorasi permanen.
Kolaborasi internasional menjadi pilar utama dalam misi Artemis ini, berbeda dengan program Apollo yang didominasi AS. Keterlibatan Badan Antariksa Kanada melalui Jeremy Hansen menunjukkan semangat global. Ini memperkuat upaya bersama umat manusia dalam menaklukkan antariksa.
Artemis II akan menjadi batu loncatan penting menuju misi pendaratan manusia di Bulan. Data dan pengalaman dari misi ini sangat krusial untuk pengembangan teknologi masa depan. Misi ini membuka babak baru penjelajahan manusia di tata surya kita.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
