Spilltekno – Manusia memiliki naluri alami untuk menjelajahi setiap batas yang ada. Gunung-gunung tinggi selalu menjadi magnet bagi para petualang pemberani. Namun, ada satu puncak yang tetap menjadi misteri abadi hingga saat ini.
Gunung Gangkhar Puensum di Bhutan berdiri megah dengan ketinggian sekitar 7.570 meter. Uniknya, puncak ini belum pernah diinjak oleh satu pun manusia. Bahkan, belum ada yang berhasil melihat puncaknya dari dekat.
Bandingkan dengan Gunung Everest yang merupakan puncak tertinggi di dunia. Ribuan pendaki telah berhasil mencapai puncaknya yang setinggi 8.848,86 meter. Keberhasilan ini dicapai meski Everest telah menelan banyak korban jiwa.
Jasad-jasad pendaki seringkali membeku dan tergeletak di sepanjang jalur pendakian Everest. Namun, daya tarik puncak dunia itu tidak pernah surut. Lebih dari 7.500 orang berbeda telah merasakan sensasi berdiri di puncaknya.
Lantas, mengapa Gangkhar Puensum tetap tak tersentuh oleh manusia modern? Kebijakan pemerintah Bhutan melarang pendakian gunung di atas 6.000 meter demi menjaga kesuciannya. Gunung ini dianggap sebagai rumah bagi roh-roh suci dan dewa-dewa.
Sebenarnya ada beberapa ekspedisi yang mencoba Gangkhar Puensum sebelum larangan diberlakukan. Namun, kondisi cuaca ekstrem dan medan yang sangat menantang selalu menggagalkan upaya mereka. Hal ini menambah aura misteri di sekitar puncak tersebut.
Selain Gangkhar Puensum dan Everest, ada juga Mauna Kea di Hawaii yang menawarkan perspektif berbeda. Puncak gunung berapi tidur ini hanya 4.207 meter di atas permukaan laut. Namun, jika diukur dari dasarnya di Samudra Pasifik, tingginya mencapai 10.210 meter.
Ketinggian total Mauna Kea bahkan mengalahkan Everest jika diukur secara keseluruhan. Fakta ini menunjukkan bahwa definisi “gunung tertinggi” bisa bervariasi. Gangkhar Puensum tetap menjadi simbol tantangan penjelajahan manusia yang belum usai.
Misteri Gangkhar Puensum terus memikat imajinasi para petualang dari seluruh dunia. Puncak tak tertaklukkan ini mengingatkan kita akan batas-batas alam yang masih ada. Ia berdiri sebagai monumen keagungan alam yang belum tersentuh.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
