Spilltekno – Kisah inspiratif datang dari talenta muda Indonesia. Mereka berhasil menciptakan terobosan teknologi yang luar biasa. Inovasi ini siap mengubah cara teman tuli berkomunikasi.
Program Samsung Solve for Tomorrow (SFT) kembali menjadi wadah kreativitas. Tahun 2026 akan segera menutup pendaftaran bagi inovator muda. Samsung terus mendukung pengembangan solusi nyata bagi masyarakat.
Alumni SFT 2025 menjadi sorotan berkat karya cemerlang mereka. Tim KYGB menciptakan aplikasi revolusioner bernama Gesti Talk. Aplikasi ini bertujuan menjembatani komunikasi teman tuli.
Empat mahasiswa brilian dari Universitas Bina Nusantara (Binus) Alam Sutera adalah otak di baliknya. Nathanael Setiorahardjo, Bonaventura Jonathan Tanujaya, Kelvin Leandi, dan Gavinn Aloys tergabung dalam tim KYGB. Mereka menunjukkan potensi besar dalam dunia teknologi.
Gesti Talk memanfaatkan kekuatan Artificial Intelligence (AI) dan Computer Vision. Teknologi canggih ini memungkinkan penerjemahan bahasa isyarat. Prosesnya dilakukan secara real-time melalui kamera smartphone.
Aplikasi ini secara spesifik menerjemahkan Bahasa Isyarat Indonesia atau BISINDO. Hasil terjemahan dapat berupa teks tertulis atau suara yang jelas. Kemampuan ini sangat membantu dalam interaksi sehari-hari.
Ide Gesti Talk lahir dari kepedulian mendalam terhadap aksesibilitas. Tim KYGB menyadari minimnya interpreter bahasa isyarat di masyarakat. Banyak teman tuli masih menghadapi kendala komunikasi serius.
Gesti Talk diharapkan mampu mengatasi kesenjangan komunikasi tersebut. Aplikasi ini berpotensi besar meningkatkan inklusivitas sosial. Inovasi seperti ini adalah bukti nyata dampak positif teknologi.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
