Spilltekno – Siapa sangka raksasa e-commerce Amazon punya kisah unik di awal berdiri. Sebuah bocoran faktur sederhana mengungkap barang pertama yang terjual di platform mereka. Pembelian bersejarah itu terjadi pada tahun 1995, menandai dimulainya era baru belanja online.
Komentator terkenal Jon Erlichman membagikan detail menarik ini di platform X. Ia memposting foto faktur asli bersama dengan sampul bukunya. Unggahan tersebut sontak menarik perhatian publik global yang penasaran.
Ternyata, barang pertama yang dibeli bukanlah barang elektronik mewah atau pernak-pernik populer. Melainkan sebuah buku dengan judul yang sangat relevan hingga hari ini. Topiknya adalah tentang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Buku tentang AI itu terjual pada tanggal yang sama di tahun 1995. Fakta ini menunjukkan bahwa AI sudah menjadi pembahasan penting sejak puluhan tahun lalu. Amazon sendiri kala itu baru memulai perjalanannya sebagai toko buku online.
Pendiri Amazon, Jeff Bezos, mungkin tidak menyangka relevansi topik ini akan bertahan begitu lama. Dari sebuah toko buku sederhana, Amazon kini menjadi konglomerat teknologi global. Mereka bahkan kini berinvestasi besar-besaran di bidang AI.
Pembelian pertama ini menjadi pengingat betapa cepatnya teknologi berkembang. Di tahun 1995, internet masih merupakan hal baru bagi banyak orang. Namun, visi masa depan tentang AI sudah mulai terukir dalam literatur.
Hari ini, AI bukan lagi sekadar topik buku, melainkan kekuatan yang mengubah dunia. Dari asisten virtual hingga mobil otonom, AI ada di mana-mana. Kisah pembelian pertama Amazon ini menjadi bukti visi jauh ke depan di balik teknologi.
Fakta ini menambah lapisan menarik pada sejarah panjang Amazon sebagai inovator. Ini juga menegaskan bahwa ide-ide besar seringkali berawal dari hal-hal sederhana. Buku tentang AI ini adalah saksi bisu perjalanan teknologi yang luar biasa.
Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno
