Scroll untuk baca artikel
AI

Jensen Huang: Anggapan AI Matikan Software Itu Menggelikan!

1
×

Jensen Huang: Anggapan AI Matikan Software Itu Menggelikan!

Sebarkan artikel ini
Jensen Huang: Anggapan AI Matikan Software Itu Menggelikan!
Jensen Huang: Anggapan AI Matikan Software Itu Menggelikan!

Spilltekno – CEO Nvidia Jensen Huang baru-baru ini menyuarakan bantahan keras terhadap kekhawatiran pasar. Ia menepis anggapan bahwa industri perangkat lunak akan meredup dan digantikan oleh kecerdasan buatan. Huang bahkan menyebut pemikiran tersebut sebagai hal paling tidak logis di dunia teknologi saat ini.

Pernyataan tegas ini disampaikan Huang dalam gelaran ‘Cisco AI Summit’ di San Francisco. Acara penting tersebut diselenggarakan oleh perusahaan teknologi jaringan terkemuka Cisco. Kehadirannya di sana menarik perhatian banyak pihak, mengingat posisinya sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Jensen Huang melihat adanya tekanan besar pada harga saham perusahaan perangkat lunak. Tekanan ini muncul akibat ketakutan bahwa alat mereka akan usang dan tergantikan oleh AI. Namun, ia secara gamblang menyatakan pandangan tersebut sebagai sesuatu yang sangat keliru.

Mengapa Huang menganggapnya tidak logis? AI, menurutnya, bukanlah pengganti, melainkan sebuah akselerator dan alat bantu. AI justru membuka peluang baru yang tak terhingga bagi pengembangan dan inovasi perangkat lunak.

Ini adalah sinergi, bukan persaingan sengit yang mematikan. Kecerdasan buatan sebenarnya berfungsi sebagai fondasi baru bagi lahirnya aplikasi-aplikasi canggih. Ia memungkinkan pengembang menciptakan solusi yang sebelumnya tidak mungkin terwujud.

AI memperkuat kemampuan software, bukan justru menghancurkannya dari dalam. Industri software selalu berevolusi dengan adanya teknologi baru. Dari internet hingga cloud computing, setiap era baru justru memperluas cakupan dan kebutuhan akan perangkat lunak.

Baca Juga:  AI dan Cybersecurity, Bekal Masa Depan dari Telkom, IBM, dan F5 untuk Anak Muda

AI adalah gelombang inovasi berikutnya yang akan mendorong pertumbuhan, bukan kemunduran. Perusahaan software kini memiliki kesempatan emas untuk mengintegrasikan AI ke dalam produk mereka. Hal ini akan meningkatkan fungsionalitas, efisiensi, dan nilai yang ditawarkan kepada pengguna.

Masa depan software justru semakin cerah dengan adopsi teknologi AI. Oleh karena itu, kekhawatiran akan kematian industri software adalah pandangan sempit yang mengabaikan potensi kolaborasi. Jensen Huang meyakini bahwa AI akan menjadi katalisator bagi era keemasan baru dalam pengembangan perangkat lunak. Ini adalah waktu bagi inovasi, bukan ketakutan yang tidak berdasar.

Ikuti terus berita teknologi lainnya hanya di Spilltekno

Memuat judul video...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *