Spilltekno – Telkomsel kembali menggelar program Digital Creative Entrepreneurs (DCE), tapi kali ini ada yang beda! Mereka memasukkan sentuhan teknologi canggih: Kecerdasan Buatan (AI). Tujuannya? Membantu para pelaku UMKM lebih jeli melihat peluang pasar dan memanfaatkannya sebaik mungkin. Harapannya, UMKM kita bisa makin maju dan berdaya saing di era serba digital ini.
DCE ke-5: Saatnya UMKM “Melek” AI
Ini dia DCE yang kelima! Telkomsel sepertinya makin serius memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Edisi kali ini fokus banget sama penerapan AI secara praktis. Bayangkan, UMKM bisa bersaing lebih ketat di pasar global berkat teknologi ini. Program ini didesain khusus untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan yang relevan, sehingga para pelaku UMKM nggak gagap lagi mengintegrasikan AI dalam bisnis sehari-hari mereka.
Tema dan Siapa Saja yang Bisa Ikut?
DCE ke-5 punya tema keren: “AI-Enabled SMEs Growth – How Locals Go Global.” Intinya, bagaimana UMKM Indonesia bisa “go international” dengan bantuan AI. Program ini membidik empat sektor UMKM yang dianggap paling potensial dan dinamis: Fashion, Food & Beverage (F&B), Personal Care, dan Craft. Kenapa sektor ini? Karena analisis pasar menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan jika mereka memanfaatkan AI.
Empat Jurus Jitu Kurikulum Berbasis AI
Untuk mencapai tujuan mulia itu, DCE ke-5 menyiapkan empat inovasi kurikulum yang dirancang untuk membekali UMKM dengan ilmu dan keterampilan praktis seputar AI. Kurikulumnya komplit, mulai dari memetakan kondisi bisnis sampai menyusun strategi pemasaran berbasis AI. Puncaknya, bakal ada pengumuman pemenang di bulan Juli 2026. Ini adalah akhir dari serangkaian pelatihan dan mentoring intensif yang mereka jalani.
Kenapa AI Penting Banget buat UMKM?
AI itu seperti membuka pintu ke dunia baru buat UMKM. Bisa meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan daya saing mereka secara drastis. AI bisa bantu UMKM menganalisis data untuk mengambil keputusan yang lebih tepat, bahkan mempersonalisasi pengalaman pelanggan. Dengan adopsi AI, proses bisnis jadi lebih optimal, biaya operasional bisa ditekan, dan pendapatan pun meningkat. Asyik, kan?
Menghilangkan Gap Antara yang “Melek” dan Belum
Meskipun Indonesia punya lebih dari 64,2 juta pelaku UMKM, nggak semuanya punya akses atau kemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital secara maksimal. Nah, DCE ke-5 hadir untuk menjembatani kesenjangan ini. Mereka nggak cuma mengenalkan teknologi, tapi juga memastikan UMKM benar-benar merasakan manfaatnya secara langsung lewat pelatihan dan pendampingan.
Bagaimana AI Mengubah Cara Bisnis Bekerja dan Melayani Pelanggan?
Sebuah survei global menunjukkan bahwa 85,2 persen responden percaya AI bisa meningkatkan operasi bisnis dan layanan pelanggan. AI bisa mengotomatiskan tugas-tugas rutin, memberikan layanan pelanggan yang lebih personal, dan menganalisis data untuk menemukan peluang baru. Jadi, dengan mengintegrasikan AI, UMKM bisa lebih produktif, efisien, dan yang paling penting, membuat pelanggan makin puas.
Apa yang Bikin Kurikulum DCE ke-5 Spesial?
DCE ke-5 ini beda dari edisi sebelumnya karena kurikulumnya fokus pada bagaimana UMKM bisa langsung memasukkan AI ke dalam aktivitas sehari-hari mereka. Ada empat inovasi kurikulum utama yang dirancang untuk memberikan UMKM keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan.
Membedah Bisnis dengan Bantuan Data
Inovasi pertama adalah Business Diagnostic berbasis data. Ini memungkinkan UMKM memetakan kondisi “kesehatan” bisnis mereka secara menyeluruh. Dengan analisis data yang mendalam, mereka bisa tahu apa saja kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi. Informasi ini sangat penting untuk mengambil keputusan strategis dan menyusun rencana bisnis yang efektif.
Didampingi Mentor yang Ahli di Bidangnya
Mentoring yang berfokus pada pertumbuhan jadi inovasi kedua. Program mentoring ini menekankan ekspansi pasar dan efisiensi operasional. Mentor yang berpengalaman akan membimbing UMKM dalam mengembangkan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan, serta mengoptimalkan proses bisnis mereka untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya.
Belajar “Main” dengan Alat-Alat AI
Pelatihan alat AI adalah inovasi ketiga. Di sini, UMKM diajarkan teknik memanfaatkan AI untuk berbagai keperluan. Mulai dari menemukan tren baru di pasar, menyusun konten pemasaran secara otomatis, sampai membuat ide produk yang lebih personal dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Dengan menguasai alat AI, strategi pemasaran jadi lebih efektif dan daya saing meningkat.
Pameran Produk Lokal yang Dikurasi dengan Cermat
Inovasi keempat adalah Curated Local Showcase, sebuah pameran lokal yang memanfaatkan insight digital untuk mengkurasi merek-merek yang paling relevan di setiap kota. Pameran ini memberikan panggung bagi UMKM untuk memamerkan produk dan layanan mereka kepada audiens yang lebih luas, serta membangun jaringan dengan pelanggan dan mitra bisnis potensial.
Apa Saja Rangkaian Acaranya?
DCE ke-5 punya serangkaian kegiatan berskala nasional yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif bagi UMKM. Dimulai dengan Kick-Off di Jakarta, lalu roadshow ke tiga kota untuk menjangkau UMKM di berbagai daerah. Sebanyak 500 UMKM akan mengikuti onboarding, dan 24 finalis akan berpartisipasi dalam pitching untuk memperebutkan kesempatan mengikuti inkubasi intensif. Pengumuman pemenang? Juli 2026!
Apa Harapan Telkomsel?
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menekankan bahwa DCE ke-5 berfokus pada pemanfaatan AI sebagai “bahan bakar” pertumbuhan UMKM. “Tahun ini, DCE hadir dengan semangat baru untuk memaksimalkan peran teknologi dan kecerdasan buatan dalam mengembangkan bisnis,” ujarnya. Telkomsel berharap UMKM Indonesia bisa terus belajar dan berkembang, naik kelas, serta punya daya saing global yang kuat.
Kata Mereka yang Sudah Merasakan Manfaatnya
Genesia Ng, alumni DCE ke-3 dan Co-Founder Rajoet Gawenan, bercerita tentang pengalamannya memanfaatkan insight digital. Menurutnya, DCE membantunya memahami pasar dengan lebih baik, mengembangkan produk yang lebih relevan, dan meningkatkan efisiensi operasional. Testimoni dari alumni seperti Genesia ini jadi bukti nyata dampak positif DCE terhadap pertumbuhan UMKM.
Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News dan Saluran WhatsApp Channel
