Spilltekno – Rumah seorang anggota DPR RI mendadak jadi lautan massa pada Sabtu (30/8/2025) lalu. Bukan demo biasa, tapi berujung penjarahan. Informasi yang beredar, sejumlah barang berharga hingga yang sifatnya sangat pribadi, raib digondol massa. Kuat dugaan, amuk massa ini adalah buntut dari pernyataan kontroversial sang wakil rakyat yang dianggap meremehkan suara rakyat.
Kronologi Kejadian
Api Kemarahan yang Tersulut
Pemicunya? Ucapan pedas anggota DPR itu sendiri. Saat menghadiri sebuah acara di Sumatera Utara, Jumat (22/8/2025), ia diduga mengeluarkan komentar yang merendahkan pihak-pihak yang getol menyuarakan pembubaran DPR. Ucapan ini langsung direkam, viral di jagat maya, dan memicu badai kecaman dari berbagai penjuru.
“Pernyataan itu benar-benar menusuk hati kami. Bagaimana bisa seorang wakil rakyat bicara seperti itu?” gerutu seorang demonstran yang memilih anonim, saat ditemui di lokasi kejadian.
Pernyataan itu dianggap arogan dan tak peduli pada apa yang dirasakan masyarakat. Apalagi, kritik terhadap kinerja DPR memang lagi kencang-kencangnya, jadi ucapan tersebut ibarat menyiram bensin ke api.
Rumah Diobrak-abrik, Barang Raib
Awalnya, unjuk rasa di depan rumah sang anggota DPR berjalan tenang. Tapi, suasana berubah drastis ketika massa mulai melempari rumah dengan batu. Pagar jebol, dan massa pun menyerbu masuk.
Di lapangan, terlihat ratusan orang terlibat dalam aksi perusakan dan penjarahan. Mereka masuk ke rumah dan menjarah berbagai barang. Polisi yang datang ke lokasi tampak kewalahan meredam amarah massa.
“Kami sudah coba membubarkan massa secara persuasif, tapi jumlah mereka terlalu banyak dan situasinya makin nggak terkendali,” ungkap seorang polisi yang berjaga di lokasi.
Apa Saja yang Diangkut Massa?
Barang Mewah Ikut Raib
Penjarahan ini membuat sejumlah barang berharga milik anggota DPR itu lenyap. Beberapa saksi mata cerita, massa membawa keluar barang-barang mewah, mulai dari TV gede, koleksi sepatu branded, sampai brankas segala.
“Saya lihat sendiri brankas diangkut keluar. Katanya sih isinya duit dolar,” celetuk seorang warga sekitar.
Selain itu, beberapa koleksi pribadi milik sang anggota DPR juga dilaporkan hilang, termasuk action figure yang harganya ditaksir ratusan juta rupiah dan boneka edisi terbatas. Jelas, ini makin menambah kerugian yang diderita.
Privasi Diterjang, Barang Pribadi Dijarah
Nggak cuma barang mewah, sejumlah barang pribadi milik anggota DPR itu juga jadi sasaran. Foto dan video yang beredar di media sosial menunjukkan beberapa orang membawa keluar pakaian, perlengkapan mandi, bahkan sampai celana dalam!
Tindakan ini langsung dikecam banyak pihak, karena dianggap melanggar privasi dan nggak pantas. Bahkan, ada oknum yang dengan sengaja memamerkan barang-barang pribadi itu di media sosial.
“Menjarah barang pribadi itu sudah kelewatan. Jelas itu melanggar etika dan hukum,” tegas seorang pengamat politik.
Reaksi dan Dampak Kejadian
Kejadian ini langsung memicu reaksi keras dari masyarakat dan tokoh politik. Banyak yang menyayangkan aksi anarkis tersebut, meski memahami kekecewaan atas pernyataan kontroversial sang anggota DPR.
“Kekerasan dan penjarahan itu bukan solusi. Ada cara yang lebih baik untuk menyampaikan aspirasi,” kata seorang tokoh masyarakat setempat.
Sebagian lain mengecam keras tindakan anggota DPR yang dianggap memprovokasi massa. Mereka menuntut agar yang bersangkutan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan pernyataannya.
“Anggota DPR itu harus minta maaf secara terbuka dan belajar dari kejadian ini. Dia harus lebih hati-hati kalau bicara,” tegas seorang aktivis.
Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan mendalam. Beberapa orang sudah diamankan untuk dimintai keterangan. Polisi berjanji akan menindak tegas para pelaku perusakan dan penjarahan.
Sementara itu, anggota DPR yang bersangkutan belum memberikan pernyataan resmi. Tapi, tim kuasa hukumnya menyatakan bahwa kliennya akan segera memberikan keterangan pers.
Kejadian ini jadi pelajaran berharga bagi semua pihak, terutama para pejabat publik, untuk lebih berhati-hati dalam bertutur kata dan menghormati aspirasi masyarakat. Harapannya, kejadian serupa nggak terulang lagi. Polisi terus meningkatkan keamanan di sekitar rumah anggota DPR tersebut untuk mencegah aksi lanjutan. Penyelidikan diperkirakan butuh waktu beberapa minggu untuk mengungkap semua fakta dan menangkap semua pelaku. Spilltekno
Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News dan Saluran Whatsapp Channel